Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

MAHKAMAH AGUNG AMERIKA


HUKUM –

MAHKAMAH AGUNG AMERIKA

DI DUNIA


MAHKAMAH Agung suatu Lembaga Hukum ? Mungkin saja … tidak. Karena ada “Negara” dalam Penyelenggaraan Keadilan (Manusia)

Hukum itu lah, yang dibuat. Untuk Pelaksanaan Kekuasaan. Namun, Hukum Tidak Kuasa. Menyediakan Dasar  (ke Sistim. “Azas.) berbuat” = Negara (Per – Undang Undang – an) atas Pemerintahan

Memilah “Kekuasaan  Berlaku” dan “Negara Kuasa”. Namun, dalam Filosofika, Tanpa Kekuasaan tiada suatu Negara. Maka, Hubungan Kekuasaan dengan Mahkamah Agung dipertanyakan

Section 1. The judicial Power of the United States, shall be vested in one supreme Court, and in such inferior Courts as the Congress may from time to time ordain and establish.

1. Perbuatan, Figur (= Politisasi). Section 1. The judicial Power of the United States, shall be vested in one supreme Court, and in such inferior Courts as the Congress may from time to time ordain and establish.

2. Putusan putusan (Keadilan ? Baca, Kekebalan)

3. Kebebasan – Hukum. Ke Pemeriksaan. Section 3. Treason against the United States, shall consist only in levying War against them, or in adhering to their Enemies, giving them Aid and Comfort.

Ketika Demokrasi (Baca, Rakyat) bergerak, maka Sosial = Kuasa. Menuju Keadilannya. (Di Amerika ? Ke Pemerintahan). Menjadi Keputusan Organisatif  Negara. Ke Internasional. Tidak lagi Benuatika. Meletakkan Oposisional = Perbedaan atas Hukum ke Hukum

1. Materialisme, Ke – Benda – an

2. Rasialisme – Negara

3. Nasionalisme ke Peradaban

Bukan hanya Perselisihan – Tengkar, yang didasarkan Kedaulatan = ‘Nation’ (United ?), terpolitisasikan. Lalu, “Mahkamah” telah dijadikan jelmaan Konstitusif atas Perlindungan (Law). Antara Pemerintahan, mekanisasi Lembaga lembaga Negara = Wilayah wilayah, Penduduk Amerika

Section 2. The judicial Power shall extend to all Cases, in Law and Equity, arising under this Constitution, the Laws of the United States, and Treaties made, or which shall be made, under their Authority; to all Cases affecting Ambassadors, other public Ministers and Consuls; to all Cases of admiralty and maritime Jurisdiction;

Sementara, bagimanakah juga Internasional Hukum – Kekuasaan ?

1. Hubungan Kebangsaan – Ekonomisasi

2. Rasionalisme = Politik

3. Putusan putusan Kekuasaan

Pelanggaran pelanggaran HAK Azasi Manusia, Penguasaan HAK HAK Wilayah Wilayah (di) Dunia. Pemerintahan Amerika Serikat dan Militer berlawan Sosial HAK Ekonomi

SELESAI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s