Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

“HAK” YANG KONSTITUSIF


“HAK” YANG

KONSTITUSI

(NEGARA) KE POLITIK

ANTARA Sistim dengan Bentukan bisa jadi Sistim lagi (Mekanisme, Cara cara), yang didasarkan Sosial Dialektis, tidak bergantung pada Individualisasi, karena Terbentuk. Membentuk Logika  suatu Perbuatan. Dibebaskan Kekuasaan dari  “Luar”

Itulah, Pembicaraan Filsafati ke Politik. Konstitusif. Melakukan. HAK = Aturan = (Pembentuk). Ber – Negara.  Kekuasaan pun Sistim. Materialisasi

<Jeda

Tiada Pembatasan HAK (tanpa “di”) Negara. Dalam Pertarungan Kekuasaan (Negara ke Negara). Akan tampak HAK = Sistim  (Baca, Penyelenggaraan). Sosial (Rakyat) Kuasa = HAK. Terjemahan (Pelaksanaan) atas Konstitusi ke Pemerintahan

1. Berpikir = HAK, menyatakan Pendapat

2. HAK HAK, yang berhubungan dengan Perekonomian (Negara)

a. Pemilikan (Alam, Hasil)

b. Hidup, Pemenuhan Kebutuhan

c. Tenaga (HAK). Produksi

3. Kebebasan (HAK) di Tanahnya

<Titik

Perjuangan HAK, yang terpolitisasi Negara – “Ide” Sosial ke Kelas = Gerak. Atas Pemerintahan ke Negara lain. Menentang. Berdasarkan Wewenag Perwakilan Rakyat

– Hubungan Politik ke Undang Undang (Rules Of Law)

– Nasional = Wilayah wilayah

– Kebutuhan. Rakyat atas Industrialisasi = Tuntutan

Dasar rangkaian Bentuk “ke” Negara dan Pemerintahan  dalam Cara = Perbuatan, yang dipertanggung jawabkan (Kerakyatan, Ajaran)

<Tutup

SELESAI


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s