Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

DEMOKRASI (Atau) HUKUM


DEMOKRASI (Atau) HUKUM

 

 

 

ADALAH Demokrasi (Kekuasaan Rakyat). Yang berlangsung. Politisasi

 

1. Ke Tujuannya. Manusiawi, Keadilannya

 

2. Koletivisme (HAK)

 

      a. Pemilihan (Baca, Kepemimpinan)

      b. Kebudayaan. Ke HAK (di) Negara

      c. Kepartaian. Anggora = Masyarakat

 

3. Gerak Kekuasaan (Sistim)

 

Tampak lah Keterbatasan atas Figuralisme suatu Negara. Diberlakukan. Konstitusif Terjemahan Rakyat

 

Bukan Individualisme = Rekayasa Wewenang ke Kuasa. Suatu Kepentingan Individual. Terkuasai Negara. Melepaskan Tanggung jawab Demokratisasi

 

Alasan alasan Politik (Berbuat)

 

1. Perbuatan Diri (Kemauan)

 

2. Negara = Pemerintahan (Keputusan)

 

3. Hukum Sepihak (buatan)

 

Namun, INDONESIA tidak memperkenankan (namun, terbentur) Individualisasi Politik ke – di Negara. Berdasarkan Waktu (Masa Kerja). Terpolitisasi = didasarkan Ajaran kerakyatan atas Pemimpin dalam kepresidenan Lembaga Negara

 

Pertanggung jawaban Seseorang (Presiden) bukan lah Hukum, karena Pilihan Rakyat. Tindak Pidana tidak bisa atas Manusia di “Negara” ke Pemerintahan

 

Bukankah Pidana di INDONESIA BUATAN PENJAJAH ??? Atasnama suatu kerajaan

 

[Itu, Zionisme Terkutuk. Bukan Sosialisme …

 

Zionist = Hukum Kuasa. Dalam Parlemen di berberapa Negara seluruh Dunia. (Hancur lah Individualisme Internasional Kalian !). Ajaran Wilayah wilayah dan Penguasaan Bumi = Emas Ekonomik Keuangan. Baca, Penjajahan !?!]

 

<Jeda

 

 

 

Imperialisme telah menerapkan Hukum Tanpa Hukum. Di INDONESIA ? Persetujuan suatu Kebangsaan. Pasal 11 ayat 2 “….. internasional … yang menimbulkan akibat … luas …” menghendaki Keputusan Rakyat jua. MEMBEBASKANNYA = HAK di Tanahnya (Pemerintahan)

 

Pembukaan UUD RI Alinea ke IV “……. membentuk Pemerintahan Negara Indonesia …”

 

     – Berkedaulatan Rakyat = Kekuasaan. Persatuan

     – Berkeadilan (Sosial = kekuasaan. Masyarakat)

     – Bernegara. kekuasaan Wilayah wilayah

 

Mungkinkah Hukum  buatan Luar mampu mengatur Kekuasaan (Rakyat) Indonesia lewat Kepreidenan – Pemilihan Kerakyatan. Disadari kah, bahwa Kekuasaan (di) Negara berhubungan dengan Ekonomik. Lalu, akan kah terwujud Demokrasi Ekonomi (Produksi), dilaksanakan “dari Luar”. Ke Dalam

 

Demokrasi Ekonomi Produksi

 

1. Pemenuhan kebutuhan Dasar Manusia Sosial

 

2. Kuasa Rakyat (di) Negara. Ke Produksi (Ekonomisasi)

 

      a. Sosial HAK (Alam)

      b. Pemilikan HAK Masyarakat

      c. Tenaga HAK Buruh

 

3. Rakyat Demokratik ke Masyarakat Sosialisme

 

Satu jawaban saja, TIDAK. Kami pun TUNTUT “UBAH LAH” ! Menjadi Perbuatan Isme ke Revolusioner. Zaman ke Peradaban INDONESIA (Baca, Kebangsaan Masyarakat). Berlaku ATURAN KEKUASAAN RAKYAT

 

<Tutup

 

 

 

SELESAI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s