Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

KEPEMILIKAN MASYARAKAT LAWAN PEMISKINAN DI DUNIA


KEPEMILIKAN MASYARAKAT

LAWAN

PEMISKINAN DI DUNIA

 

 

 

SUNGGUH ! Bukan lah Tulisan Penghasutan , … TUAN ! Pemiskinan suatu Keadaan (= ada. Buatan) Ekonomi – Politik. Apakah Perlawanan Negara ?

 

Mengapa Pemiskinan dilawan ? Karena, di Negara ada Rakyat (Penduduk)

 

Beberapa contoh Pemiskinan (sengaja. Permusuhan – Rancang. Usaha). Antara lain

 

     – Penjajahan (Imperialisme)

     – Korupsi (Uang = Negara)

     – Perdagangan Individualisme

 

Melalui

 

1. Pembodohan atas Kemanusiaan

 

2. Kuasa (Baca, Penguasaan). Menguasai. Maaf ? Hati hati

 

     a. Penindasan Rakyat Miskin

     b. Penguasaan Ekonomik (Alam)

     c. Pembuatan Hukum Sepihak

 

3. Militerisme. Ke Perintah

 

dst. Tegas, dalam Perbuatan perbuatan

 

“Negara” (Kedaulatan Rakyat) dikuasai.  Telah (= Rasionalisme ?) memungkinkan jadi Sistim ke Ekonomisasi. Berdasarkan Indentitas (Hukum kah ?) Budaya

 

<Titik

 

 

a Politik gerakan gerakan Kekuasaan Rakyat pun “melepas”. Semula Gugus Juang berlangsung Kepentingan kepentingan Masyarakat di suatu Negara Bebas

 

(Serikat Tani – Pertanian, Organisasi Perburuhan, Perjuangan Rakyat Yang Miskin. Dsb)

 

Kekuatan kekuatan Perlawanan (Sosialisme. “kiri”) ke Luar Negara. Tetapi, ada dalam suatu Wilayah wilayah Kekuasaan Rakyat (Nasional Persatuan)

 

Lebih tidak wajar dikesampingkan Hak Azasi Manusia. Tidak lagi pemikiran di “Dalam” ke Tujuan Sosialisme. Bukankah Manusia Pembentuk Masyarakat ? Terlupakan. Diganti Isu Kontra Isu Politik Damai Ketentaraan Dunia

 

TUAN ! Kami sedang berbicara. Tentang Ajaran Kerakyatan. Di Negara. Bukan “atasnama. Karena – Maka, NEGARA MELAWAN ! Kebebasan = HAK di Tanahnya

 

     – Bukan Ultra Nasional dalam Perpolitikan

     – Bukan Chauvanisme Negara (Miskin)

     – Bukan Koalisi – Tengah untuk Pemerintahan

 

Suatu Kekuasaan (Rakyat). Diterjemahkan. Sosial = Kekuasaan (HAKNYA)

 

Menjadi

 

     – Sosial HAK Kelas

     – HAK Azasi Manusia

     – HAK = Perbuatan di Negara

 

<Titik

 

 

 

Sampai di sini, mampu kah Berlawan ? Belum. Negara bukan Organisme Perlawanan kah ? Nisbi – ist ! Memerlukan Tenaga (HAK) Kelas. Digerakkannya = Produksi Nasional Industri. membentuk “Negara (Sumber Alam -) Ekonomi”. Bukan lah Kerja Pemerintahan berdagang Uang Tanpa Barang

 

1. Undang Undang (ada suatu Negara)

 

2. Putusan putusan (Kenegaraan)

 

     a. Kewajiban Parlemen. Kerakyatan

     b. Tanggung jawab (Keuangan)

     c. Tugas Pemerintahan (Bentukan)

 

3. Kekuasaan. Ke Nasional Program program Kenegaraan =Pemerintahan (Produk)

 

Materialisme atas Sejarah (di) Alam). Bermula “Kekuasaan Bumi” (Kemutlakan) dihancurkan karena Pemikiran. Maka, terbentuklah Industrialisme = Bahan Baku Alam diproduksi. Sosial Logika – Alam. Mengadakan Keseimbangan Manusiawi. Thesika “Alam (di Pikirannya)

 

Negara pun Tidak Absolut. Disifatkan Sementara. Ada Penduduk bekerja dalam Produksi (Kepemilikannya. Pemilikan Rakyat). Ketika Bertujuan, Negara = SOSIAL (Ide). Dipersiapkan Pemerintahan = kepemimpinan. Oleh Rakyat Demokratik

 

— oOo —

 

<Titik

 

 

 

UNDANG UNDANG DASAR RWPUBLIK INDONESIA

Bab XIV Pasal 33

 

“… Produks dikerjakan … untuk semua … di bawah

kepemimpinan …

 

“… pemilikan … masyarakat …

 

“… bumi adalah … untuk

kemakmuran

rakyat”

 

<Jeda

 

 

 

Dari kepemilikan, Rakyat – Masyarakat – Penduduk Berpunya = HAK

 

1. Persamaan. Kemanusiaan (Azasi)

 

2. Kemerdekaan (Pembebasan) di Tanahnya

 

     a. Kelahirannya (Hak Perempuan)

     b. Pangan (Lahan Tanam)

     c. Penghidupan. Keadilan = Pertahanan

 

3. Kedaulatan (Wilayah wilayah)

 

INDONESIA tidak lah pernah menganuti Kapitalisme Negara. HAK = Kemerdekaan di atas Tanahnya. Mengolah = Kebudayaan Tani. Ke Pangannya. Mengelola Sumber Alam. Ke Produksi (HAK). Mempertahankan Sosial = HAK (Kelas). Memilikinya = HIDUP. Rangkaian Kebebasannya

 

Negara suatu “Ide”. Utopia ke Politik (Materialisasi). Tanahnya Pemilikan Masyarakat

 

Kuasa pun = HAKNYA. Yang dilakukan. Demokratisasi atas Pemerintahan. Mematuhi Kehendak Rakyat. Untuk mengerjakan Pemenuhan Kebutuhan kebutuhannya. Di Negara. Aturan aturan Kepemilikannya = ADIL. BERBUAT, TUAN ! Ini lah, Perlawanan …….

 

<Tutup

 

 

 

SELESAI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s