Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

Archive for 11 September 2009

KEPEMILIKAN MASYARAKAT LAWAN PEMISKINAN DI DUNIA


KEPEMILIKAN MASYARAKAT

LAWAN

PEMISKINAN DI DUNIA

 

 

 

SUNGGUH ! Bukan lah Tulisan Penghasutan , … TUAN ! Pemiskinan suatu Keadaan (= ada. Buatan) Ekonomi – Politik. Apakah Perlawanan Negara ?

 

Mengapa Pemiskinan dilawan ? Karena, di Negara ada Rakyat (Penduduk)

 

Beberapa contoh Pemiskinan (sengaja. Permusuhan – Rancang. Usaha). Antara lain

 

     – Penjajahan (Imperialisme)

     – Korupsi (Uang = Negara)

     – Perdagangan Individualisme

 

Melalui

 

1. Pembodohan atas Kemanusiaan

 

2. Kuasa (Baca, Penguasaan). Menguasai. Maaf ? Hati hati

 

     a. Penindasan Rakyat Miskin

     b. Penguasaan Ekonomik (Alam)

     c. Pembuatan Hukum Sepihak

 

3. Militerisme. Ke Perintah

 

dst. Tegas, dalam Perbuatan perbuatan

 

“Negara” (Kedaulatan Rakyat) dikuasai.  Telah (= Rasionalisme ?) memungkinkan jadi Sistim ke Ekonomisasi. Berdasarkan Indentitas (Hukum kah ?) Budaya

 

<Titik

 

 

a Politik gerakan gerakan Kekuasaan Rakyat pun “melepas”. Semula Gugus Juang berlangsung Kepentingan kepentingan Masyarakat di suatu Negara Bebas

 

(Serikat Tani – Pertanian, Organisasi Perburuhan, Perjuangan Rakyat Yang Miskin. Dsb)

 

Kekuatan kekuatan Perlawanan (Sosialisme. “kiri”) ke Luar Negara. Tetapi, ada dalam suatu Wilayah wilayah Kekuasaan Rakyat (Nasional Persatuan)

 

Lebih tidak wajar dikesampingkan Hak Azasi Manusia. Tidak lagi pemikiran di “Dalam” ke Tujuan Sosialisme. Bukankah Manusia Pembentuk Masyarakat ? Terlupakan. Diganti Isu Kontra Isu Politik Damai Ketentaraan Dunia

 

TUAN ! Kami sedang berbicara. Tentang Ajaran Kerakyatan. Di Negara. Bukan “atasnama. Karena – Maka, NEGARA MELAWAN ! Kebebasan = HAK di Tanahnya

 

     – Bukan Ultra Nasional dalam Perpolitikan

     – Bukan Chauvanisme Negara (Miskin)

     – Bukan Koalisi – Tengah untuk Pemerintahan

 

Suatu Kekuasaan (Rakyat). Diterjemahkan. Sosial = Kekuasaan (HAKNYA)

 

Menjadi

 

     – Sosial HAK Kelas

     – HAK Azasi Manusia

     – HAK = Perbuatan di Negara

 

<Titik

 

 

 

Sampai di sini, mampu kah Berlawan ? Belum. Negara bukan Organisme Perlawanan kah ? Nisbi – ist ! Memerlukan Tenaga (HAK) Kelas. Digerakkannya = Produksi Nasional Industri. membentuk “Negara (Sumber Alam -) Ekonomi”. Bukan lah Kerja Pemerintahan berdagang Uang Tanpa Barang

 

1. Undang Undang (ada suatu Negara)

 

2. Putusan putusan (Kenegaraan)

 

     a. Kewajiban Parlemen. Kerakyatan

     b. Tanggung jawab (Keuangan)

     c. Tugas Pemerintahan (Bentukan)

 

3. Kekuasaan. Ke Nasional Program program Kenegaraan =Pemerintahan (Produk)

 

Materialisme atas Sejarah (di) Alam). Bermula “Kekuasaan Bumi” (Kemutlakan) dihancurkan karena Pemikiran. Maka, terbentuklah Industrialisme = Bahan Baku Alam diproduksi. Sosial Logika – Alam. Mengadakan Keseimbangan Manusiawi. Thesika “Alam (di Pikirannya)

 

Negara pun Tidak Absolut. Disifatkan Sementara. Ada Penduduk bekerja dalam Produksi (Kepemilikannya. Pemilikan Rakyat). Ketika Bertujuan, Negara = SOSIAL (Ide). Dipersiapkan Pemerintahan = kepemimpinan. Oleh Rakyat Demokratik

 

— oOo —

 

<Titik

 

 

 

UNDANG UNDANG DASAR RWPUBLIK INDONESIA

Bab XIV Pasal 33

 

“… Produks dikerjakan … untuk semua … di bawah

kepemimpinan …

 

“… pemilikan … masyarakat …

 

“… bumi adalah … untuk

kemakmuran

rakyat”

 

<Jeda

 

 

 

Dari kepemilikan, Rakyat – Masyarakat – Penduduk Berpunya = HAK

 

1. Persamaan. Kemanusiaan (Azasi)

 

2. Kemerdekaan (Pembebasan) di Tanahnya

 

     a. Kelahirannya (Hak Perempuan)

     b. Pangan (Lahan Tanam)

     c. Penghidupan. Keadilan = Pertahanan

 

3. Kedaulatan (Wilayah wilayah)

 

INDONESIA tidak lah pernah menganuti Kapitalisme Negara. HAK = Kemerdekaan di atas Tanahnya. Mengolah = Kebudayaan Tani. Ke Pangannya. Mengelola Sumber Alam. Ke Produksi (HAK). Mempertahankan Sosial = HAK (Kelas). Memilikinya = HIDUP. Rangkaian Kebebasannya

 

Negara suatu “Ide”. Utopia ke Politik (Materialisasi). Tanahnya Pemilikan Masyarakat

 

Kuasa pun = HAKNYA. Yang dilakukan. Demokratisasi atas Pemerintahan. Mematuhi Kehendak Rakyat. Untuk mengerjakan Pemenuhan Kebutuhan kebutuhannya. Di Negara. Aturan aturan Kepemilikannya = ADIL. BERBUAT, TUAN ! Ini lah, Perlawanan …….

 

<Tutup

 

 

 

SELESAI


HAK AZASI MANUSIA DAN EKONOMI


HAK AZASI MANUSIA DAN EKONOMI

 

 

 

MEMANG tidak banyak dibicarakan. Hak Azasi Manusia – Ekonomisasi (Produksi). Mengapa ? Tegas, Perhitungan – Dasar. Berhadapan langsung ke Musuh Kemanusiaannya

 

Maka, terus akan terus dilindungi. Walaupun di Depan selalu, tetapi bukan lah gerakan gerakan, yang Terdepan. Namun, kemampuan kemampuan Pertahanan (Manusiawi). Dijadikan “Arah” Perjuangannya (di) Negara

 

Sosialisme, yang berjuang (lah …). Ke Depan. Strategikal = Pergerakan (Massa) di Negara atas Ekonomi – Politik (Dunia). Menyeluruh. Sosial Haknya (Kelas)

 

1. Tenaganya (Kelas). Perburuhan

 

2. Kebebasan di Tanahnya (Merdeka)

 

     a. Budaya – Tani (Pangan)

     b. Alam (Hak. Ke Produksi)

     c. Politik. Ke Negara (Ide)

 

3. Pemenuhan Kebutuhan kebutuhannya

 

Hak Manusia – Negara. Ke Tujuannya. Kekuasaan Rakyat “Miskin”. Tidak Individual Kapitalist. Perjuangan Kemanusiaan. Ke Masyarakat Sosialisme

 

<Titik

 

 

 

      I. Peta Rakyat (“Kuasa”)

 

Mampu kah “Satu”, yang melaksanakan? Tanpa Rakyat INDONESIA. Berdasarkan Sosialisme (agar, dibaca Kerakyatan. Sosial = Kekuasaan. HAK nya. Ini lah, Demokrasi = Rakyat) menggerakkan. Atas Kepemimpinan – Negara. Menjadi “Gerak – Kuasa” (Sistim kah ?). Menyelenggarakan Pemenuhan Kebutuhan kebutuhannya

 

1. Hak Azasi Manusia

 

2. Gerak Rakyat Kuasa

 

     a. Sosial Hak (Kelas)

     b. Kolektif (Hak. Politik)

     c. Hak Pribadi (Manusia)

 

3. Kedaulatan = Hak (di) Negara

 

Peta I Rakyat - Kuasa

 

Sosial = HAK Produksi Tenaga Kelas Buruh pun masuk dalam Peta ini, karena Dasar Kuasa di Negara untuk Pemenuhan Kebutuhan kebutuhan Rakyat

 

Peta Ia Sosial = Hak - Produksi

 

       II. Peta Kolektif (HAK)

 

Peta Kolektif (HAK)

 

       III. Peta Juang Ekonomi

 

Peta Juang Ekonomi

 

Apakah hubungan antara Hak Azasi Manusia dengan Sosial Hak (Baca, Sosialisme Ekonomisasi) ? Tetapi, sampai kini mengapa ya Tidak ada ? Belum Terpolitisasi ? Bergerak. Kuasa = Gerak Rakyat

 

Kemungkinan kemungkinan (Gagal kah ?)

 

1. Tidak Sosialisme diterapkan

 

2. Pengaruh Luar Negeri. Berdasarkan Imperialisme (Sejarah)

 

     a. Militerisme, Ke Perdagangan

     b. Penyalahgunaan Wewenang (Hukum)

     c. Birokratisme (Feodalist)

     d. Korupsi

     e. Kuasa Buatan (Ekonomi)

 

      dll.

 

3. Kapitalisme (Uang)

 

dst

 

Hukum, yang amat diandalkan dan Sakralisme menjadi “alat”. Berniat – ganti Politik (Isme). Apa lupa ada Tujuan (suatu Kekuasaan). Undang Undang Dasar Republik Indonesia Pasal 20 ayat 1 “”DPR memegang kekuasaan membentuk …”. Kekuasaan Pembentuk Aturan (atas Hukum)

 

Beda dengan Kuasa Individualist Sepihak — Tanpa Parlemen pun — mampu buat Peraturan peraturan atasbana Rakyat

 

<Jeda

 

 

 

Perekonomian suatu rangkaian Usaha, yang bersumber karena Produksi ke Distribusi. Memenuhi Kebutuhan kebutuhan Manusia. Ditujukan Tidak Kapitalisme Individualisasi Keuangan. Terbagi Perlabaan untuk Masyarakat. Dijamin Upah Kelas Buruh (Tenaganya) “atas Uang” (Transaktif) Negara

 

<Tutup

 

 

 

SELAMAT BERTUGAS, KAWAN