Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

Archive for 27 Agustus 2009

KORUPSI = PERBUATAN KE EKONOMI


KORUPSI = PERBUATAN

KE EKONOMI

ANALISA TAKTIS

TAKTIS, bukanlah Pertanyaan. Mengapa terjadi korupsi (di) Negara ke perekonomian, yang sedang berlangsung. Mungkin tidak akan berani tak punya Kekuasaan

1. a. Korupsi suatu rangkaian Perbuatan

b. Memiliki

c. Melakukan = Kuasa atas uang

Biarpun ada Kekuasaan Uang. Uang = Negara (Pencetak). Suatu Kekuasaan karena didasarkanHAK Berbuat. Politik ke Tujuan tetapi bukan Penguasaan

2. Menjadi Kepentingan (Politis)  di Negara

<Jeda

Pendekatan apa, yang dipakai (ilmiah teori empirikal) menyelesaikan ??? Selain Perlakuan Negara. Dijalankan Kekuasaan Uang = Ekonomisasi

1. Putusan Negara ke Laba

2. Produksi = Ekonomis (transaktif)

a. Barang (Kebendaan, Pemakaian)

b. Jaminan Kekuasaan (Negara) Pengupahan Buruh

c. Distribusi (Perdagangan, Barter)

3. Edar = Penyerapan Uang

<Titik

Hubungan Ekonomisasi – Pasar

Tidak mungkin tidak berhubungan keuangan dengan korupsi terhadap ekonomi suatu Negara

Melalui

1. Pemakaian uang (kepentingan. Ini lah, Hukum)

Seolah olah HAK (buatan) atas benda (Keperdataan. Milik, kegunaan – pakai) ke Pidanan berat (Siksa)

2. Internasional Perdagangan Industrial antara matauang. Dan, terkena Kapitalisme ke Pertambangan

Atas satuan harga uang –  ikatan, tanpa kewajiban. Dalam Pasar (Bebas). Tiada manfaati Perdagangan Para Koruptor

a. Kuasa Sepihak, yang berlaku = politik “bukan negara”

b. Stagnansi Gerak Ekonomi dalam labilitas

Membeli (Baca, Uang ke Uang = Ekonomisasi)  bukan berkekuatan = Penyaluran – Terpakai (Pemenuhan Kebutuhan Negara)

c. Masyarakat bukan yang berbuat = Tenaga (Sistim di) Negara

Sehingga, Perbuatan Korup (Uang) ke Ekonomi karena Kuasa (atas) negara. Bertujuan yang axiomatis (Individualisasi) dijadikan Kepentingan Terpolitisasi = Penguasa dalam Ekonomi Kekuasaan. Lalu, dikuasai. Bukan mencegah (Hukum  Negara – Politik). Namun, Kesadaran Perlawanan Bernegara = Kekuasaan Rakyat Negara

<Tutup

SELESAI