Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

EKONOMI POLITIK – “NEGARA”


PEMERINTAHAN Tidak lah “Negara”. Ini, Revolusioner ! Melalui Partai ? Memang sudah diterima. Berdasarkan Revolusi (Ajaran Kerakyatan). lalu, Pembentukan Kekuasaan (Rakyat)

 

Bukan oleh Kepartaian dibentuk Negara. Tetapi, Kekuasaan Rakyat “Miskin” Pembentuk Dasar. Dan, terbentuk Pemerintahan Rakyat Demokratik. Karena, diadakan Pemilihan. Politik Rakyat Miskin. Karena, Berdaulat di Tanah (Kelahiran) Kita. Mewujudkan Sosialisme Negara

 

[Tidak perlu lagi bicara dengan Politisi politisi Korup di negara – Mereka (= Bukan suatu Pengakuan). Memuakkan ! Menjijikkan … ! Memualkan Perut Manusia Yang lapar !]

 

Suatu Negara mampu mengadakan Ekonomi, didasarkan

 

     – Produksi. Laba ke Masyarakat

     – Tenaga Buruh – Tani

     – Sosial Keuangan (Transaktif)

 

Untuk Pemenuhan Kebutuhannya. Pangan, Sandang – Barang, Perumahan

 

Ekonomi “karena” Politik = Ber Negara, Ber Pemerintahan. Dalam Ber Partai. Yang Terpolitisasi. Kekuasaan Rakyat “Miskin” = Mengatur. Politik Ekonomi ke HAK

 

Gerakan gerakan pun Demokratik, mempersiapkan Ekonomisasi Ideologik Politis

 

1. Tujuan Kekuasaan (di) Negara)

 

     a. Sosial = Kuasa Ekonomi

     b. Sosial Pemerintahan Demokrasi

     c. Sosial Keuangan Negara

 

2. Industrialisme = Produksi

 

     a. Nasionalisasi Industri (Politik)

     b. Tenaga Kelas (Buruh)

     c. Pengelolaan Sumber Alam

 

3. Tani. Ke Pangan (Budaya)

 

     a. Lahan lahan Tanam

     b. Penyaluran (= Distribusi Ekonomik)

     c. Kerja. HAKNYA (Ekonomi)

 

Karena, Perjuangan lewat Demokratisasi ke Pemerintahan tidak selalu Memadai. Tersekat. Berhenti. Rasionalisme ke Hukum, Modernisme ke Yang Punya (atas Alat alat Produksi) versus Kemiskinan, Adat ke Tradisionalisasi (= Bangsa ?)

 

Tanggung jawab Pemerintahan terlepas dari Demokrasi – Negara. Menjadi Kebiasaan lah Negara negara Industri berhubungan hanya dengan Penguasa – Yang “Empu” Uang saja

 

Tampaklah Kekuasaan Rakyat dikendalikan. Keadaan atas Produksi. Maka, Demokratik memperjuangkan, menyalurkan = melakukan Sosial HAK HAKNYA (Kelas), yang bersumber dari Kelas Pekerja Buruh. Di Negara

 

 

 

SELESAI

 

Dalam

Persidangan Tahap 2

(Politik)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s