Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

KEKUATIRAN ? (LAGI, PERANG URAT SYARAF)


KEKUATIRAN ? “EKONOMI PEMERINTAHAN”.

(LAGI,

PERANG URAT SYARAF)

MENGAPA Kuatir (Mentalitas = Proses) Berubah ? Tegas, sudah jelas terjadi Kapitalisme di INDONESIA. Atas Keuangan Industrialisasi Ekonomik Negara, yang diatur dari Luar Negeri

1. Pinjaman (Liberalisme)

2. Perdagangan Imperialistik Negara negara Industrialis

3. “Pembelian” Sumber Alam

dsbnya

Ekonomi yang Politis melalui Hukum Sepihak (Buatan), berakibat Pemakaian Uang Negara Tidak Transaktif

– Tanpa Barang (di Pasar)

– Tanpa Produksi (Alat)

– Tanpa Distribusi (Pakai)

Ke Perlabaan (Hasil Uang) jadi Kepemilikan Individualisme. Bukan “Punya” Rakyat. Pemerintahan = Bangunan “dari air” jatuh ke atas (uap)

Terus terang saja dikatakan Investasi tidak lain tidak bukan Permodalan jua dibentuk – jadi” Industri Negara dipunyai (= Jaminan Hutang) Asing

Mengapa tidak dirasionalkan ? Dalam Nasional Industrialisme ke Perdagangan Lepas. Karena, berdasarkan Daulat Negara Konstitusi

Tentu Kelompok kelompok “Bukan Kiri” akan mampu jawab kedua Pertanyaan di atas, bukan ? Sebelum (untuk cegah) Pertanyaan ketiga

1. Mampu menerjemahkan, yang dinyatakan Kuasa = Negara (ke Individu kah ?)

2. Mampu menyelesaikan

a. Pertikaian Politikus Liberal versus Industrialis. Mengapa Kepunyaan (Hak) Barang tersembunyikan dalam Kapitalisme (di) Negara ? (Inilah, Pertanyaan ketiga. Mungkin)

b. Hutang Negara atas Laba Industrialisasi

c. Masalah Produksi ke Sistim Uang Negara melalui Kegunaan Barang, yang Terpolitisasi = Berlangsung Kekuasaan Pemerintahan = Wewenang Negara atas Pasar ke Harga

3. Mampu membuat Aturan aturan = Politik berdasarkan (Baca, diselenggarakan) Demokrasi Konstitusional Ekonomi

Perubahan (= Revolusioner), adalah “Membentuk”. Permanen. Tergantikan yang Lama ke Baru = Kuasa. Sosial ke Negara Ekonomi. “Bergerak” Pemikiran ke serangkaian Perbuatan

Namun, Politik = Kemungkinan – Serba Mungkin. Tetapi, bukan plintat plintut

Pasti, karena telah dikatakan “Tidak Kiri”, maka “Tidak Sosialist”. (Terjebak lah Individualisme). Mana sudi INDONESIA Bukan Negara Sosialis !?! (Maka, dimungkinkah kah mereka Bukan INDONESIA ?)

SEKIAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s