Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

KOALISI = NASIONALISME ?!?


NASIONALISME, yaitu

 

1. Pemahaman

 

2. Kebangsaan

 

3. Kemerdekaan

 

4. Nasional suatu Pemerintahan

 

5. Daerah

 

didasarkan Kesatuan – Wilayah wilayah = Negara, yang Berdaulat (Baca, karena Kekuasaan Rakyat Miskin). Membentuk Masyarakat Sosialisme. Terpolitisasi namun Ideologis (Arah)

 

Jadi Geo Strategik – Politis

 

1. Suatu “Negara” di Dunia

 

2. Sosial Pertahanan (Daerah. Mempersatukan)

 

3. Isme Politik Ekonomi

 

Politik = Kebudayaan di Indonesia, mengacukan Kepemimpinan Terorganisasi = Nasionalistis. Hak Sosial di Tanahnya (Kebebasan). Berlangsung dalam masing masing Daerah Kependudukan (Pemerintahan di Masyarakat)

 

Sehingga Ekonomik, yang terselenggarakan untuk memenuhi Kebutuhan kebutuhan Rakyat. Ini lah, Nasional Industrialisasi = Produksi.  Melaksanakan Keuangan Transaktif jadi Nilai nilai Berguna, Bermanfaat atas Pengelolaan Sumber sumber Alam ke Hasil (Ekonomis. Baca, “Barang”), berkekuatan Ekonomisasi Politik (Isme)

 

Bukan Negara = Perusahaan. Menjual Alam, dibeli kembali Hasil, tetapi dari Luar. Berhutang dalam Laba (Pendapatan). Tertindas lah … ! Pesuruh dari Kapitalis. Hanya karena Keuangan (= Pinjaman), yang tidak ekonomis dalam Kebangsaan. Sungguh TIDAK NASIONALIST !

 

Nasionalisme = Koalisi mempersiapkan Pembebasan Rakyat di Indonesia. Dari bentuk bentuk Neo Imperialisme = Penjajahan !

 

Dialektika atas Konstitusi = Parlemen ke Pemerintahan. Terlaksanakan Kesejahteraan (Pangan, Sandang, Papan/Barang), yang Berkeadilan (Manusiawi). Memakmurkan (KUASA) Masyarakat – Daerah

 

Jika memang sepakat, terpaksa kah akan menghancurkan Para Koruptor di Negara ?!? Menutup Permodalan (= suatu Cara Pemindahan Bahan Baku Alam ke Luar) atas Industrialisme. Lalu, menghapus Hutang hutang (Pemerintah) di Luar Negeri

 

Andaikan ya, memang tidak Berkoalisi. Jelas !?! Terserah. Memakai Kekuasaan  = Menguasai Negara. Memepermalukan Rakyat, Berebut Uang  Asing (Penjaminan). Berfoya foya a-la Borjuisme

 

     – Mendepolitisasi Sosialisme di Indoensia

     – Membentuk Militersime Baru

     – Menangkap Para Nasionalis Gerakan

 

Maka, Koalisi tidak = Nasionalisme Perjuangan (Kerakyatan). Karena, Demokrasi maka akan terus lah Kerja Politik Kelompok kelompok Nasional

 

— oO o —

TAMBAHAN

BUKAN SUATU KOALISI

POLITIK

Prosentase Suara dihitung dari Keanggotaan  DPR RI melalui Partai partai = bukan Koalisi Politik.  (Berdasarkan Konstitusi. Kah !?!). Mencalonkan Figur = Presiden = Negara (Pemerintahan. Baca, Presidensiil ke Quasi)

 

Legislatif tiba tiba kembali = Parlemen ??? Tanpa Undang Undang mengajukan Calon Presiden karena memang nsudah berdasarkan Undang Undang Dasar. Dipolitisasi Hasil Demokrasi

 

Lalu, bagaimana ? Partai = suatu Politik ? Mampu buat Putusan ? Mempersiapkan Hubungan Sosial Kekuasaan – Negara. Dalam Tata Negara (= Wewenang ?). Atas Pelaksanaan Kedaulatan Rakyat. Membentuk Nasional Pemerintahan dari Figuralisme (= Govermental. Administasi)

 

 

 

SELESAI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s