Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

Sosial Kemanusiaan Politik


SOSIAL

KEMANUSIAAN

POLITIK

TULISAN

AGITASI POLITIK ISME –

“KIRI”

SOSIAL =  Manusia (Ujudnya. Kemanusiaan). Yang Berpolitik. Memenuhi Kebutuhan kebutuhannya (Ekonomisasi kah)

Didasarkan

1. Logika. “Perbuatannya”, yang Bersama

2. Hubungan dengan “Alamnya”

a. Produksi

b. Tenaga (Baca, “Kelas”)

c. Alat

3. Tujuannya (Manusiawi) atas “Negara” – Ide

Membedakan

1. Pembentukan Masyarakat Sosialisme, dengan Kapitalisme “Individu” (Hak)

2. Kepribadian (= Persaudaraan) – Individualisme. Dasar Pensifatan “Nafsunya dalam” Kemasyarakatan

3. Masyarakatb = Organisme (dan Kepemimpinannya), dengan Liberalisme – Individualisme

<Jeda

“Pensifatan” Nafsunya (Manusia)

1. Kedagingan

a. Badani

b. Mempersiapkan Pangannya. Hak Manusia (Azasi). Kebudayaan

c. Kelahiran

2. Atas “Kebendaan” (Material ?)

– Sandang

– Bermukim. Hak (Masyarakat) Negara = Perumahan

– “Barang”

3. Kekuasaan

a. Kerakyatan

b. Kemerdekaan. (Sosial = Hak di Tanahnya. Kebebasan

c. Mempertahankan

Tampak dalam Rasional Politik Kenegaraan. Sosial – Aturan aturan atas Sistim dan Cara. Dari Kekuasaan Rakyat

Tegas lah, suatu Pemerintahan terbentuk bukan karena Hukum

<Titik

KEKUASAAN

SOSIAL –

IDEOLOGI

Ideologi Tertutup = Samar, tidak akan menjadi Dasar “Negara”, karena berlangsung Terbuka suatu Kekuasaan Negara, mendirikan suatu Pemerintahan. Ketika dibentuk (Kenegaraan)

– Hak Berlawankan Kekuasaan

– Menolak yang Berke – Kuasa – an lain (Perintah, bentukan)

– Strategi dibuang, Penguasaan

Mengapa Tidak Terbuka ? Bukankah Ideologi memang Terbuka ? Kekuasaan pun, “Menguasai”

1. Kerakyatan

2. Ideologi Ekonomi (Tujuan)

a. Ideologi Liberal (Monopoli)

b. Ideologi Kapitalisme

c. Ideologi “Negara” (= Kedaulatan ?)

3. Isme – Kekuasaan

Kerakyatan dalam Ideologi membentuk Negara berdasarkan Kekuasaan Sosial (Manusia) diterjemahkan (= Materialisasi Utopia) Politik atas Perekonomian di suatu Negara. Menghapuskan Tarung Ideologi (antar) Kekuasaa Semu

— oOo —

KERAKYATAN

(DI) PERPOLITIKAN

NEGARA

Gerak dan arah Politik Kerakyatan berdasarkan Kekuasaan Rakyat “Miskin” mengalami Kontra (= Penyekatan) Revolusi

<Tunda

Sehingga, matarantai Ketentuan ketentuan (agar, jangan baca Penguasa atas) Rakyat dalam Konstitusi/ Undang Undang Dasar, dipahami Kuasa. Menyelesaikan de Politisasi tersebut

1. Pemerintahan – Kekuasaan Rakyat

Dibaca,

– Dari

– Pelaksanaan. Bukanlah Kekuasaan atas Rakyat

– “Karena”

2. Tujuan Kekuasaan Rakyat di Negara = Kerakyatan. Pemenuhan Kebutuhan kebutuhannya

3. Menyelenggarakan

– Kehendak Sosial Negara

– Kepentingan kepentingan Rakyat

– Pemerintahan Demokrasi

<Tutup

SELESAI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s