Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

Archive for Januari, 2009

PESAN DEMOKRATIK


BUKAN sekedar aktifis lagi, Politisi kini. Berjuang dari jalanan ke “Negara”. Namun, yang apakah Kekuasaan ?

 

Para Demokratik melaksanakan Keadilan – Manusiawi ke Tujuan

 

“Adil” bukanlah Hukum. Berbeda di “Dalam” (Pemikiran<— Batini). Kerakyatan. Baca, Sosial – Keadilan. Berdasarkan “Nilai” = Tidak Individualistis

 

Hubungan Sosial dengan Negara – Keadilan dan Politik. Demokrasi = Kepemimpinan. Dialektika Logik jadi Rasional

 

<Jeda

 

 

 

Demokratisasi (Prosesksh  ?) diperjuangkan tanpa berhenti menjadi Sistimatika – Operatif Politisasi ke “Hasil”

 

1. Ke  Tujuan (Bagamana)

 

2. Perbuatan “Logika (Batini”)

 

3. Bentuk bentuk Politik

 

Dijadikan contoh, Panutan = Rasionalisme, yang berlanjut. Memperhitungkan Arah, Tahapan tahapan Juang (= Revolusioner)

 

<Titik

 

 

 

Betapa sederhana cara cara Tangkal Dini (Kawan kawan) atas Reksiko reksiko di Perpolitikan (ke) Negara

 

Para Ideolog (Sosial – Kepartaian) pun akan kembali dalam Masyarakat lagi. Tetap Harapan Kita, Berjuanglah Para Kekasih kekasih Rakyat …….

 

<Tutup

 

 

 

SELESAI


PARLEMEN


HARGA “KURSI” PARLEMEN HANYA SEKIAN

BILANGAN Pembagi “atas Kursi” –> Parliamentary Trashold (= Sampah). Bukan Keanggotaan Parlemen. Suara dari Rakyat pun (akan) Tiada

 

Mengapa ? Karena, dibuat. 2,5 % setelah Perhitungan Kursi (Jumlah). Bertujuan … ?

 

Tanya saja ke Penyelenggara. Berdasarkan Konstitusi di Negara apa !?! Diputuskan lah (Mahkamah Konstitusi), bahwa Perolehan Kursi “Calon (= Anggota”) dari Suara Terbanyak. Tampak Kekuasaan – Pemerintahan berbeda dengan Pembentukan Hukum

 

<Titik

 

 

 

Maka, Bilangan Pembagi = Material di Perpolitikan. Suatu Pertukaran Ekonomi. Bukan hanya Pedagang di belakang Pasar “Kertas Politik”

 

Tetapi,

 

1. Kabinet (“bentuk” Politis)

 

2. Birokratisme (Pemerintah)

 

3. Partai (= “Organisasi” Politik)

 

4. Kaum Pengusaha Uang

 

5. Koruptor (Tafsir Hukum)

 

Dalam Ketergantungan Uang pada Trias – Politika = rangkaian Putusan Kekuasaan “Negara” (boleh baca Money Politics) lewat Parlemen

 

<Jeda

 

 

 

Pendustaan atas Masyarakat, dinyatakan Penjualan Suara (sedang) berlaku langsung Uang – Pemilih. Didasarkan Kepercayaan, atau Pertukaran ?

 

Bayar, ada Suara kah ? Jebakan !?! Suara belum “Masuk”. Menghembus dari mana (Sumber) ? Ternyata uang hanya lah untuk Kertas = Angka. Berhubungan 20 % MENCALONKAN PRESIDEN (Usulan Legislatif)

 

Sementara, Jumlah (Baca, Proporsional) Anggota anggota Parlemen melalu Distrik 2,5 % atas Kependudukan sudah Terkendali suatu Kelembagaan Pemerintah mungkin menjadi Dasar Politisasi atas Kekuasaan – “Pemerintahan lanjutan”

 

Jelas tidak salah dibayarkan “Ketika masuk” Suara. Transaktif ??? Uang, Peroleh Kursi. Mengapa selalu dikuatirkan ? Karena, Keuangan Politik berdasarkan Kapitalisme – Anggaran. Dipermasalahkan dan akan saling Menantang ! Namun, Ketetapan Legislatif dari Pembicaraan dan Keputusan  DIBUAT WAKIL RAKYAT (ANGGOTA)

 

<Tutup

 

 

 

SELESAI

 

 

 

 


S E R U A N


S   E   R   U   A   N

TEGAS Israel yang memulai PEPERANGAN. Beberapa alasan

 

1. Persekutuan Militer – Kelompok kelompok Agamis (Jews = YAHUDI “BARU” –> Bangsa)

 

2. Alasan WILAYAH (Israeliyah)

 

3. Tekanan tekanan Ekonomis = Keuangan atas PERMINYAKAN di Timur Tengah – Afrika

 

Kemampuan kemampuan Yahudi MENGADAKAN Peperangan didasarkan Persenjataan Industrial Kapitalis (Negara negara Neo Liberal)

 

Tentara Negara (= Zionis) bersama Militerisme Dunia yang kuat terjalin karena Uang Dollar berniat BUNUH PENDUDUK di GAZA

 

Lama Peperangan atas Kemanusiaan lah, MAKA DISERUKAN PEMBEBASAN MEREBUT KEMBALI TANAH MANUSIA !!!

 

SEKIAN


SOSIALISME DAN KESENIAN


TERJEMAHAN Kerakyatan di dalam Seni “Kiri” berkekuatan Dialektis Logik Utopi membentuk suatu Masyarakat Kebangsaan

 

<Tunda

 

 

 

Melalui Sosial Demokrasi (= Kekuasaan) Politik :

 

1. Nasional – Kesatuan Politik

 

2. Kebebasan “HAK” di Tanahnya

 

3. Proses Kebudayaan = Daerah

 

Didasarkan Pensifatan Kemanusiaan – Perempuan

 

1. Kelahirannya. Manusia – Alam

 

2. Pemenuhan Kebutuhan kebutuhan

 

3. Sosial Perbuatan – Kepemimpinan

 

Strategikal dalam Kemasyarakatan di Negara (Ideologi)

 

1. Demokratik (Tubuh)

 

2. Revolusioner (Bertahan. Sikap)

 

3. Rasionalisme = Gerak

 

Bentuk bentuk Politik diperjuangkan Masyarakat. Mengadakan rangkaian Pembebasan (= Manusiawi). Re – Evolusi. Seni ketika sedang berlangsung Kekuasaan Rakyat “Miskin”

 

1. Melaksanakan Sosial “Hak (Kelas”)

 

2. Memperjuangkan Keadilan di suatu Negara

 

3. Menghancurkan a-Politik Masyarakat ke Masyarakat

 

Gerak, Bahasa, Suara menguraikan Hasil = Perbuatan – Ide berdasarkan Logika Sosial – Politik mencapai Tahapan tahapan Juang

 

<Titik

 

 

 

Kebangsaan Masyarakat (pun = Seni) jadi Politisasi Nasionalisme

 

1. Kerakyatan – Wilayah wilayah

 

2. Pendidikan

 

3. Rasa. Sosial = Negara kah

 

4. Ekonomi

 

5. Peradaban (= Nilai). Zaman

 

6. Budaya

 

7. Arah Kekuasaan (Penduduk)

 

<Tutup

 

 

 

SELESAI


BARRACK OBAMA. PRESIDEN ?


BARRACK OBAMA. PRESIDEN ?

TIGA dasar suatu “Amerika” (Kemungkinan) :

1. Kemerdekaan

2. Kependudukan

a. Rakyat

b. Demokrasi = HAK (Jangan baca Hukum tetapi Rights)

c. Bangsa

3. Federalisme – Negara (= “Daerah Negara”)

menuju Kemanusiaan, diterjemahkan dari Falsafati Liberal. Mungkin kah. Walau, Individualisme. Terdengar mustahil … ?!? Melalui Kekuasaan Negara (tanpa “di”)

Bagaimana kah nasib atas Obama setelah “dipilih” Memimpin Amerika Serikat, yang Berkekuatan Perang didukung Industri, Persenjataan dan Uang (Ekonomi)

Maka, Konstitusi -> Presiden ……. berlangsung Proses Kenegaraan= Amerika (Penduduk, Rakyat, Bangsa) melaksanakan Liberalisasi Keuangan (di) Negara. Terbalik lah Tujuan Kerja Masyarakat

1. Realisme di perpolitikan = Membagi Kekuasaan secara “Individualisasi”

2. Putusan Kekuasaan bisa Berbeda dengan Sosialisme

3. Mahkamah Agung mampu membatalkan Pelaksanaan Anggaran Non – Ekonomis

Arah Kebangsaan Amerika pun njadi Ujian. Bukan ukuran ukuran Amerikan Politik Internasional. Obama TIDAK MILITER

SELESAI


G A Z A


Oleh A Sy

(Pembebas)

DI MANA KAH “Negara” Palestina ? Berdasarkan apakah didirikan ?!? Ini lah, pembahasan Demokrasi … ! Politis. Terjadi Penyerangan, berlangsung Zionisme (Keagamaan kah ?)

1. Apakah Putusan “Dunia” menciptakan Negara – Perjanjian = Nasional ?

2. “Diberikan” kah ? Karena, melalui

a. Politik. Di Knesset (= Jews) ?

b. Atas Persetujuan Amerika (Penduduk “Yahudi”) ?

c. Pemberian Yehovah (Sejarah) ?

3. Persekutuan “Kekuasaan”, yang

diperjuangkan

Kelompok kelompok “ala” Etnikal ?

Peta Militer Dunia pun terpolitisasi dalam Perdagangan Senjata (Internasionalisme – Mata Uang) menunjukkann Pemerintahan Berbeda dengan Rakyat di Negara, dijadikan alasan alasan Keamanan

Palestina

– Masyarakat

– Wilayah wilayah (Daerah)

– Kekuasaan

Militansi Kebangsaan (Arab kah ?) Bernegara didasarkan Keadilan Manusiawi di Negara. Kekuatan kekuatan Nasionalisme (Baca, Wilayah) Palestina diarahkan –> Gugus gugus Juang membentuk suatu Pemerintahan (Tradisionalistas – Kekuasaan) Rakyat

SEKIAN