Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

BP = KUNCI


LEGISLATIF (Lembaga = Pelembagaan Negara) dalam Trias Politika. Jadi Kelembagaan Politik … ketika Votting Suara (= Kerakyatan, Ajaran)  paling “banyak”

 

Politisasi Demokrasi menerjemahkan Kekuasaan Rakyat  di Negara

 

Salahsatu “Hak dalam Parlemen” bukan Liberalisasi Politik atas Konstitusi = Undang Undang Dasar. Memang juga karena Berfungsi Pembentukan Undang Undang

 

<Titik

 

Suara “Yang Kertas”, dibagikan kembali untuk Kependudukan (Sosial – Subyek Politik di Negara) tentukan Jumlah Kursi = PERWAKILAN

 

Kemudian baru lah tampak Persoalan persoalan, antara lain

 

1. Pembedaan Nasional – Daerah

 

2. Trash = Ambang (Buang kah ? Melukai perasaan Rakyat lagi !?!)

 

3. Sisa (Naik, Hitung, atau ……. Lenyap ???)

 

Ini, tidak masalah kepartaian, bukan … ? Namun, mana Hak = Politik Partai Baru dalam Pembentukan  Negara (= Kenegaraan. Baca, Pemerintahan. Salahsatu unsur Negara)

 

<Jeda

 

Votting, atau Tidak, mengakhiri Masa Kerja Politik. Toh, sama, kan ? Berlangsung Pemilihan. Walaupun ‘Suara Calon” ke mana MENGHILANG kena BP. Bukankah masih ada Rakyat Pemilih ?

 

<Tutup

 

 

 

SELESAI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s