Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

KEUANGAN EKONOMI “NEGARA”


UANG dicetak. Mudah kah ? Persoalan persoalan pun muncul. Karena, didasarkan Anggaran. Anggaran = Pembiayaan, bukan Pendapatan ! Non – Ekonomis. Tersalur ke Perdagangan

1. Birokratism

2. Korupsi (= Niat, Hukum)

3. Fasilitasi

Mana kah Usaha “yang Negara” (= Uang) … ? Persilahkan “Negara” Ekonomikarena ada Pemerintahan. Tetapi, Pemerintahan bukan Perusahaan.

Perlabaan dari Ekonomisasi terbagikan ke Masyarakat, bukan Individualism. Di suatu “Negara” Sosial. Pemerintahan melaksanakan (Politik)

1. Hubungan Sosial – Alam

2. Isme

    a. Sosial Kelas kelas

    b. Kemerdekaan (atas) Tanahnya (= Sumber Alam)

    c. Kelas Pekerja (Buruh)

3. Nasional Industri di “Negara”

dalam Per Undang Undang an Hasil Kerja Politik Parlemen Nasional (Keanggotaan Masyarakat di Partai). Program program Kepartaian untuk Rakyat. Atas dasar Pengesahan Politik Calon calon dalam Pemilihan (= Demokrasi)

<jeda

ALokasi Keuangan “Negara” melalui Pembicaraan Kenegaraan – Parlemen. Bukan atasnama Kebebasan Sosial di suatu “Negara”

1. Industrialism dalam matarantai Ekonomi Produksi

2. Pembayaran Laba (mata uang NOminal)

3. Jaminan untuk Pertanian. Rasionalism Keuangan

4. Kekuatan Uang di Pasar pasar Ekonomik (Perdagangan) Hasil Industrialisasi

5. PembiayaanAnggaran Kenegaraan untuk untuk Sarana saran Ekonomisasi

Anggaran Keuangan Pemerintahan didapatkan dari Perekonomian (Hasil)

<Tutup

KEKUATAN

KEUANGAN

KEMASYARAKATAN

 

Kekuatan Uang dapat dibentuk. Dalam Ekonomisasi di Politik. Dasar Kepentingan kepentingan (= suatu Alasan). Kekuatan Tempur atau HAN dalam Kemasyarakatan Sosialisme. Kekuatan yang bukan dibuat Perdagangan (Imperialistik, Kolonial – ism)

 

Isme – Sosial (= Kiri) mempersiapkan

 

1. Bentuk bentuk materialismIndustri di Masyarakat

 

2. Wadahan untuk Transaksi Ekonomi Dunia

 

3. Rasionalism aLokasi Keuangan Ekonomik Politis. Hubungan Sosial – “Negara”

 

<Titik

 

SELESAI

Komentar ditutup.