Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

Archive for 18 Desember 2007

SURAT KEPADA KAWAN


SURAT KEPADA KAWAN

 

SELAMAT Pagi, Kawan kawan Pembebasan …

 

Kita tidak mungkin melepaskan Kata “Pembebasan” karena alasan alasan apapun jua. Dalam Tugas tugas Membebaskan Rakyat dari Pemiskinan

 

Kebenaran Perbuatan perbuatan, Arah, Politisasi, Tujuan Kita, yang Logik Kausali (Sebab – Akibat dalam) Dialektika. Utopia ke Politik (Materialisasi)

 

Kekuasaan “Rakyat (Miskin”) bagaimanakah ?

 

1. Adalah, Manusia Sosial

 

   a. Rakyat

  b. ‘Nation’ Proses Kemasyarakatan

  c. Masyarakat

 

2. Berkedeaulatan. Nasional – Wilayah wilayah (Daerah daerah)

 

3. Masyarakat Sosialisme

 

    a. Sosial Kelas kelas

 

       – Perbuatan perbuatan dari Hak hak

       – Kebebasan (di) atas Tanahnya

       – Kegunaan untuk Masyarakat

 

   b. Pertanian – Budaya Pangan (Baca, Fungsi Sosial)

   c.  Hubungan Sosial antara Tenaganya – Alam

 

        – Kelas Pekerja (Buruh)

        – Produksi

        – Nasional Industrialisme

 

Hubungan Nasional – Wilayah wilayah dan Sosial Kelas kelas (= Hak hak) jadi Kekuatan Dasar “Manusia Politik”

 

1. Tidak Individualisme

 

2. Tidak “Negara” Kapitalisme (Perekonomian)

 

3. Tidak Feodalisme (Keadatan ? Sama)

 

Rangkaian Pembebasan Kerakyatan menuju Kekuasaan Rakyat di suatu “Negara’ – Ideal Sosialisme. Tidak ada Kelas kelas Ciptaan Ekonomi di Masyarakat. Kenegaraan karena Pemerintahan Sosial Demokratik Revolusioner

 

Terbentuk dalam Masyarakat, Pemerintahan melaksanakan Program program Kepartaian Rakyat untuk Membebaskan Tanahnya Manusia, yang Dikuasai

 

1. Kepemilikan Individualisme (Hukum dalam Politisasi “Negara”)

 

2. Tidak Manfaat untuk Masyarakat/ Kemasyarakatan Bangsa

 

3. Rakyat kehilangan Lahan lahan Tanam untuk Pangan

 

Apakah maksud Pemerintahan Yang Sosial, Demokratik, Revolusioner ?

 

1. Pemerintahan Yang Sosial. Karena, Pelaksanaan Tujuan Kekuasaan RakyatMiskin (Sosial)

 

2. Pemerintahan Yang Demokratik. Demokrasi Politik Kerakyatan, Didirikanlah “Kenegaraan” (= Pemerintahan “Negara”)

 

3. Pemerintahan Yang Revolusioner. HAN (Baca, Pertahanan) Tanah Manusia Rakyat dalam Nasional Kesatuan Wilayah wilayah

 

Pengertian sementara dalam Keadaan “Waktu Politis” untuk Nusantara kini. Kawan kawan, … Rasionalisme Kebaruan Juang. Lanjutan Transisional suatu Kemerdekaan di Bumi ke Sosialisme

 

SELESAI

 

 

 

 


UTOPIA


UTOPIA

KE  POLITIK

(MATERIALISASI)

 

UTOPIA memang ke Politik Icon Sosialisme. Dalam banyak Terjemahan Pemahaman anutan Ekonomi Kemasyarakatan (Sosial) di Dunia. Mungkin “Idea” di Filsafat sementara berada di ‘dalam” …

 

1. Dipikirkan

 

2. Perbuatan perbuatan, yang Bertujuan

 

    a. Manusiawi

   b. Benar karena Pikiran

   c. Kebaikan

 

3. Manusia Yang Sosial (Baca, Kemanusiaan)

 

<Jeda

 

Bentuk bentuk Dasar

 

1. Ideologi

 

2. Anutan (Cita cita) Masyarakat Sejahtera Adil Makmur

 

3. Isme

 

Politik

 

Dari Utopia ke Politik. Berbuat melaksanakan Hasil Pemikirannya (Manusia)

 

1. Logik Kausalitas Dialektis

 

2. These “Alam (di Pikirannya”)

 

    a. Nasional- Wilayah wilayah

   b. Hubungan Sosial Tenaganya – Alam (Produksi) untuk memenuhi Kebutuhan kebutuhan Masyarakat

   c. Pertanian – Budaya Pangan

 

3. Dalam Politik maka Bertujuan Kekuasaan Rakyat (Sosial)

 

Materialisasi Politik Utopia Terjadi dalam Sosial Ekonomi. Sosial Kelas kelas (= Hak hak) di atas Tanahnya bukan Merampas lewat Kepemilikan Hukum. Dikorbankan lah Rakyat Yang Masyarakat Tanpa Kemerdekaan di Buminya

 

Kegunaan Funsi Sosial Manfaat Pertanahan

 

1. Kesatuan – Wilayah wilayah. Bernegara. Kerakyatan (Manusia Sosial)

 

2. Sumber sumber Alam Produksi Kebutuhan kebutuhan Masyarakatnya

 

3. a. Lahan lahan Tanam

    b. Pertanian

    c. Pengairan

 

4. Penduduk (= Warganegara ?) bermukim. Politik Admnistrasi (Govermental)

 

5. HAN – Kemerdekaan (Historikal Materialisme)

 

Utopia Sosialisme berdasarkan Tanahnya Manusia Harapan harapan, yang dirajutnya jadi Kenyataan dalam Sosial Politisasi Ekonomik untuk Bersama. Non – Indiividualisme. Persaudaraan di Tanah Merdeka. Membentuk Masyarakat Sosialisme

 

Masyarakat tidak hanya meneteskan airmata ketika Tanah Kemanusiaannya telah dirusakkan Hukum Buatan kini …

 

<Tutup

 

SELESAI