Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

SOSIALISME – PERKOTAAN


SOSIALISME

PERKOTAAN

(KOTA KOTA)

 

SOSIOLOG (Ilmiah) idak menempatkan Perkotaan dalam Politik. Tiga analitika Kota kota Politik

 

1. Sosial Ekonomisasi Politik

 

2. a. Penduduk

    b. Pemilihan

    c. Perwakilan

 

3. Administrasi Pemerintahan Kota (Negara, Kewargaan)

 

Sedangkan Pedesaan dalam Lingkungan Alami Kebudayaan Tani.

 

Hubungan Perkotaan dengan Desa desa

 

1. Wilayah Politik dan KAM dalam Pemahaman Daerah

 

2. Pemerintahan yang Kota berdasarkan Bentuk “Tempat” (= Batas). Kedatangan dari Asal Pedesaan sekitar

 

3. Barterisasi Ekonomik Kota – Desa desa

 

Masyarakat bukan karena dibentuk Hukum, Feodalisme – Keadatan.

 

Tetapi,

 

1. Masyarakat Bertujuan (Kerakyatan)

 

2. Masyarakat Terbentuk (Politik)

    a. Ber – Pemerintahan (di dalam)

   b. Parlemen. Keanggotaan (Daerah)

   c. Memilih

 

3. Masyarakat – Sosial Kelas kelas (= Hak)

 

4. Masyarakat dan Ekonomisasi

 

    a. Mengadakan Industrialisme Produksi

   b. Kelas Pekerja – Buruh

   c. Melaksanakan Transaktif  Keuangan (Perdagangan)

 

5. Masyarakat menerima Perlabaan

 

Bagaimana Keadaan Masyarakat Perkotaan ?

 

1. Kependudukan

 

2. Terbentuk Politis

 

    a. Pemerintahan

   b. Ekonomi Proses Industrialisme Perdagangan Hasil Produksi

   c. Keluarga – Tinggal – Kerja

 

3. Bercampur (Asimilisasi kah ?). Pendatang, Urban

 

HAN Kemampuan kemampuan “Berbuat” (baca, Politik) akan Terlihat mempersiapkan Bangunan Kemasyarakatan antara Kelompok kelompokMasyarakat (Tujuan)

 

1. Kesadaran

 

2. Unsur unsur Kesamaan, Persaudaraan, Sosial Kelas kelas. Membentuk Demokrasi Pemerintahan Kota Diwakilkan. Hubungan Sosial – Kebaruan

 

3. Edukasi Politik Masyarakat

 

— o0o —

 

PERTANIAN – BUDAYA PANGAN

MASYARAKAT

PERKOTAAN (KOTA KOTA)

 

Ketergantungan pangan bukan lah masalah masalah atas Masyarakat di Kota kota. Mungkin saja Perkotaan Tumbuh karena di sekitar Pertanian. Terutama Sosial Daerah daerah Agrikultural

 

Namun keadaan Politik bisa saja tiba tiba terbalik. Berubah bukan Kemanusiaan – Masyarakat Zaman, tetapi menuju rangkaian Kepentingan Ekonomis

 

Pertanian jadi Industrialisasi untuk Perlabaan …….

 

1. Pemakaian Mesin Teknologi

 

2. Fabrikasi Pupuk Kimiawi

 

3. Distribusi  Ekonomik Pasar Terbuka

 

Politisasi

 

Kemasyarakatan Perkotaan amat membutuhkan Pangan, yang Tidak Dihasilkan Pemukiman Kependudukan ketika menunggu Pasokan Beras (= Cadangan)

 

1. Keterbatasan Pertambahan Demografi

 

2. “Harus” Membeli

 

3. Perdagangan antara Simpan ke Gudang karena Waktu (Distribusi)

 

Dilaksanakan Politik Budaya Tani, mempersiapkan

 

1. Masa Tanam Padi Berdasarkan Tujuan Kerakyatan Masyarakat

 

2. Kelompok kelompok “Tenaga” Terbina di Wilayah wilayah Penghasil

 

3. Rasionalism Keuangan atas Perindustrian Alat alat Pertanian dan Pupuk

 

<Jeda

 

Hasil, yang telah didapatkan menjadi tanggung jawab Pemerintahan Kenegaraan dengan bersama Perkotaan (govermental, Kerja Politik – Administrasi) dan Unit unit Ekonomisasi Masyarakat untuk menyalurkan ke Penduduk Kota kota

 

Lalu, dilaporkan ke Partai.  Dalam Tahapan tahapan “Kemakmuran Rakyat Nasional” Federalisme. Pelaksanaan Sosialisme

 

<Tutup

 

— SELESAI —

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s