Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

BURUH


B U R U H

 ————

 

KELAS “Pekerja Masyarakat”. Menggetarkan Batini. BURUH … ! Yang Bekerja. Atas dasar Kemanusiaan.

 

Hubungan Sosial – Tenaganya dengan Alam. Melakukan, Dikerjakannya – Berbuat Produksi dari Bahan ke “Bentuk jadi Barang”. Untuk Memenuhi Kebutuhan kebutuhan Manusia.

 

Dalam matarantai “Ekonomisasi Industrialisme” ke Penyaluran.

 

— o0o —

 

Dibayarkan Upah Menyalur Transaktif (di) Kemasyarakatan Dunia Bumi yang Ditempati.

 

1. Butuh Pangan Keluarga

 

2. Butuh Pendidikan Anak anak Tumbuh Sehat Kuat. Menyiapkan Masa Depan Baru

 

3. Butuh Pemukiman Layak

 

Sebab Tenaganya”, maka Terbentuk “Sosial Kelas kelas” (atau, Hak hak). Hak di atas Tanahnya (Sumber sumber Alam). Melawan Individualisme Kepemilikan “atas Produksi”

 

<Titik

 

BENTUK

JUANG

“KELAS”

 

Akan Terluka Kami ……

 

Ketika lihat Perlakuan Buruk atas Buruh Anak anak Keluarganya

 

Dua Perbuatan Manusia

 

1. a. Berdasarkan Logika, dan

    b. Kebaikan

 

2. c. Perbuatatan perbuatan Buruk

 

Perbuatan perbuatan Logikanya (Kausalitas, “Sebab & Akibat”, dalam) Dialektika. These – “Alam (= di Pikiran”) melaksankan Utopia ke Politik (Materialisasi)

 

Maka,

 

Buruh Berbuat. Produksi

 

Masalah masalah :

 

1. Tenaga, Mesin – Tekno

 

2. Nasional Perakitan (Kemampuan)

 

3. Pengawasan Kerja Produksi

 

BuruhBertahan. Juang

 

1. Hak. Sosial Kelas (Industrialisme)

 

2. Kerja – Upah. Perlindungan

 

3. Pembelaan. Pemutusan Hubungan Kerja (Sepihak)

 

Buruh Berpolitik. Ke Tujuannya

 

1. Laba Perindustrian ke Masyarakat

 

2. Jaminan Keuangan (“Negara”) Pembayaran Upah

 

3. Nasionalisasi

 

<Titik

 

Antara

Buruh, Tenaga Kerja

(Hukum)

 

Ekonomi Sosial Kelas Dirugikan, Buruh Melawan – Berjuang. dasar Hak di atas Bumi (= Tanahnya)

 

1. Kepemilikan (Bukan sekedar ubungan Majikan – Pekerja, tetapi) Tanah/ Alam

 

2. Penguasaan

 

3. a-Politik “Nasional – Buruh Industri” (Nasionalisasi)

 

Lalu, seketika akan Terpolitisasi jua. Kerakyatan dalam Kelas Pekerja – Buruh yang berlangsung melalui Hak hak Industrialisasi

 

1. Menghentikan Produksi – Sebanding Keadaan

 

    a. Berhenti Kerja

    b. Dipecat

    c. Tidak Bekerja

 

2. Berbicara

 

3. Kembali Bekerja

 

    Karena Syarat syarat Politis Ekonomik

 

    a. Kerakyatannya

    b. Tetap Terlindungi (Kelas). Dalam Organisme Politik Buruh

    c. Hasil

 

<Titik

 

Konsep

Tenaga

dalam Bekerja

 

1. Buruh – Kelas Pekerja (Tenaga – Masyarakat)

 

2. Pegawai Negara yang Bekerja di Pemerintahan (Politik – Administrasi)

 

3. Karyawan/ti untuk mengerjakan manajerial Administrasi Keuangan (Kantor)Usaha usaha Ekonomi Profesionalisme

 

4. a. Nelayan. Pencarian Hasil

    b. Penjual

    c. Kasar, Perkulian (Tenaga)

 

5. Tani (masa Tanam, Panen) Permusiman

 

Kemampuan kemampuan Politisasi Hukum Bukan atas Tenaganya untuk Kemanusiaan

 

1. Tiada Sanctum dalam Kerja – ekonomik Produksi selain Kriminalisme

 

2. Tuduhan Politik Makar Kekuasaan Ekonomik (akan BATAL)

 

3. Terjemahan Hubungan Isme Demokrasi dan Tenaga

 

Buruh Kelas Pekerja Masyarakat Yang Bekerja (Produksi). Bukan alat untuk melaksanakan Keuangan Laba Ekonomi

 

Dan, Perlabaan yang berlangsung untuk Kemasyarakatan jua ……

 

SELESAI

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s