Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

KERAKYATAN


TANTANGAN, …

JUGA. PEMBALIKAN ?

TIDAK

 

KERAKYATAN

 

UNDANG Undang, yang “Dibentuk” bukan Hukum – Politk, tetapi Konstitutif. Berdasarkan Ideologi. Hukum di bawah Undang Undang Dasar, Keanggotaan di Perwakilan, tidak …

 

1. a. Ber – Majelis. Sidang sidang Rakyat

    b. Dewan dari Daerah (Kamar – Dua)

 

2. Anggota anggota Perwakilan

 

Sosialisme ……. ‘Boeng, Nasional – Demokrasi

 

Rakyat Yang Miskin memberikan Kemerdekaan untuk Negara. Tidak untuk Individualisme – Kapitalis. Dalam Konstitusi sudah memuat Kemerdekaan di atas Tanahnya !

 

— o0o —

 

KEKUASAAN

RAKYAT

MISKIN

 

Tuan tuan, yang Terhormat …

 

Pembicaraan  di atas muncul ketika Kami PEMBEBASAN selalu dihadapkan Ideologi suatu “Keneg”, menerus ! Sampai Dilupakan Tulisan di Naskah “……. peralihan Kekuasaan …” singkat ke Rakyat Miskin

 

Bukan kepada Penjajahan. Bukan ke Kapitalisme-Individual Imperialistik Neo-Liberal. Bukan untuk Penguasa “atas nama” Rakyat.

 

Ke “Rakyat Yang Miskin”. Menjadi “KEKUASAAN RAKYAT MISKIN

 

<Titik

 

Wahai sugguh jangan Tertawa !?! Batuk tidak apa mungkin karenausia Tua. Kami sadar. Tersisa amat sedikit kini.

 

Pelaku Kemerdekaan dulu meninggalkan Kami Yang Muda. Tanpa bawa uang selembar pun pergi entah ke mana ?

 

Kami kuatir masih ada “ANAK ANAK LAPAR KARENA PEMISKINAN”. Mengapa ? Apakah jadi Kapitalis, maka Kaya ? Akan Miskin karena Kami Nasional-Kiri Sosialisme …….

 

<Tutup

 

SEKIAN

Komentar ditutup.