Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

NASIONAL PEMERINTAHAN (BENTUK)


NASIONAL PEMERINTAHAN (BENTUK)

 

NASIONAL Pemerintahan memang Dibentuk. Tetapi, bukan sebagaimanan Pemerintahan “Negara” (= Kabinet). Terkenangkan Imperialisme – Penjajahan.

 

Bertahun tahun mengelola “Administrasi Perintah”, yang Dijadikan “Hukum”. Biarpun karena Pemilihan. Namun, Perwakilan Tidak Pernah Berpolitik. Tetapi, “Mewakilkan” di atas Persuratan (= Kantor)

 

Tentu, Rapih lah … ‘Boeng ! Awak kaget … menjadi “Hukum Negara – Administrasi” !?! Karena, Revolusioner (Mungkin …)

 

<Jeda

 

Doeloe (kilas – balik) Tiga Anutan,

 

1. a. Nasionalisme (= Kebangsaan)

    b. Pro – Militer (Perjuangan Kemerdekaan)

 

2. c. Sosialisme – Politis

 

melaksanakan “Politisasi Demokrasi Nasional”. Berdasarkan

 

1. Kedaulatan Rakyat (di Konstitusi – Undang Undang dasar)

 

2. Kemakmuran

 

3. Kemerdekaan (= Proklamasi) Negara

 

Lalu, berlangsung – proses (Historikal Materialisme kah ?)

 

1. Dibentuk Parlemen (Ketua ketua – Anggota anggota di Persidangan. Majelis)

 

2. Memilih Presiden (Partai partai)

 

3. Dewan (Keputusan keputusan “Perwakilan”. Di Meja)

 

— o0o —

 

Tampak dua Bentuk dalam “Satu Pemerintahan Nasional”

 

1. Nasional Pemerintahan (dalam Sosialisme)

 

2. Pemerintahan ‘Negara’ – Politik Demokrasi Nasional

 

    a. Politisasi Demokrasi (Pemilihan Umum) Nasional

    b. Berparlemen

    c. Kepartaian (Partai partai)

 

3. Sama, karena Penyelenggaraan Negara (= Presiden)

 

Namun Siapakah, yang Berkuasa ? Sama kah ? Beda ?

 

Jika Sama pula, Mengapa Beda Tujuan Bentuk Pemerintahan akan menjadi Berapa Pemerintahan lagi ?

 

SELESAI

 

 

 

Komentar ditutup.