Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

TULISAN 1/2


KIRI

NASIONALIS

(TENGAH KAH ?)

 

MENGEJUTKAN ! Yang Tersenyum, Berbicara … Yang Terbuka. menggembirakan.

 

Ya, ya. Memang pernah (minus Pemberontakan pemberontakan. Bah !)

 

Alasan alasan (= Sebab kah ?)

 

1. Kemerdekaan (baca, Historikal Materialisme)

 

2. Anti – Imperialime

 

    a. Pejajahan

    b. A-partheid, Rasialisme – Perbudakan

    c. Monopoli

 

3. Terjemahan – Pitis Revolusioner

 

<Jeda

 

Perang Urat Syaraf (Ultra) Nasionalis … berakhir, karena Direkayasa Pro Militer (sampai melupakan Militerisme “atas” Daerah daerah).

 

<Titik

 

Kiri dan Nasinalis ? Hmmm … Menjadi “Tengah” kah ??? Kepemimpinan (= Dasar. Lha !)

 

Mungkin, “Tidak Mungkin”. Sementara – karena

 

1. Kepemimpinan 3 = 1. Reksiko … !!! Kemungkinan “1” Penyusupan

 

2. Di manakah gerangan “dulu” Kawan kawan Buruh – tenaga di Perkebunan perkebunan ?

 

3. Industri Nasional = Kenegaraan kah ?

 

<Tutup

 

SEKIAN. “Maaak, Lapar …”

 

 

 

SOSIALISME KE SOSIAL ATAU NASIONAL

MENJAWAB PERTANYAAN ILMUWAN POLITIKUS “TEDIDIK”

(Kawan atau Lawan ?)

 

SOSIAL 

 

adalah, Masyarakat dalam Kesatuan Wilayah wilayah (Nasional kah ?). Berkedaulatan Rakyat. Mengajukan Pemikira Falsafati Logika (Kausalitas dalam) Dialektika. Ketka Terbentuk suatu Kepartaian PEMBEBASAN

 

1. Kemanusiaan Sosial – Masyarakat

 

2. Membebaskan

 

    a. Manusia dari Pembodohan

    b. Rakyat dari Pemiskinan

    c. Masyarakat dari Penguasaan

    d. Penghinaan atas Perempuan Sosialis (Kaum)

    e. Anak anak dari Kelaparan (Miskin)

 

3. Pertanian – Budaya Pangan

 

POLITIK

 

Utopia ke Politik (Materialisasi) mencapai Tujuannya Kekuasaan Rakyat

 

1. Politik Rakyat Miskin

 

2. Demokrasi

 

    a. Pemilihan

    b. Keparaian

    c. Pembentkan Masyarakat – Politik (dari Pemiih)

 

3. Mempersiapkan Kelompok kelompok Nasonal

 

4. Perjuangan Kelas Pekerja Masyarakat (Buruh)

 

5. Hubungan Kemasyarakatan Sosialisme Dunia

 

6. Pemerintahan Yang Sosial

 

    a. Pemerintahan “dalam” Masyarakat

    b. ‘Negara’ – Ide Sosial

    c. Kesatuan Federalisme

 

7. Sosio – Ekonomik (TRI PANJI RAKYAT)

 

NASIONAL berdasarkan

 

1. Kerakyatan

 

     a. Kedaulatan Rakyat di Masyarakat

     b. Masyarakat – Kebangsaan (Proses)

     c. Pembentukan Masyarakat – Politik

 

2. Sosial Isme Nasional dan HAN

 

3. Kesatuan – Wilayah wilayah

 

    a. Wilayah wilayah Alam

    b. Wilayah wilayah Kependudukan

    c. Wilayah wilayah Eknomik

 

— o0o —

 

IDEOLOGI mengacukan Falsafah. Ketika Para Ideolog Berpolitik dalam “SATU PARTAI”. Ilmuwan merasa rikuh. Karena, Pengetahuan Ilmu dari Filsafat jua (= LOGIKANYA). Mungkin kuatir salah. (Lebih dulu “Telur – Ayam”, Manusia ??? Beum bisa Filsuf. Apalagi Politisi politisi Ilmuwan !). Dalam Politik bukanlah untuk Pembenaran Keputusan keputusan. Isme Mencari Kebenaran. Suatu Pencarian Kebenaran Berbuat. Ilmuwan – Pembenaran, Lawan ! Ilmu Menuju ke Kebenaran.

 

(Pembalikan)

 

Mengapa Dipisahkan Sosial dari Sosialisme (Baca, Masyarakat) dalam Nasional Kesatuan – Wilayah wilayah ? Karena, Bertujuan kah (= Isme) ?

 

 

Komentar ditutup.