Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

FALSAFATI POLITIK SOSIAL


PENCARIAN KEBENARAN DALAM

BERPOLITIK

(Suatu Pembicaraan Materialisme Logika)

 

UTOPIA ke Politik (Materialisasi). Falsafati Logika Kausalitas (dalam) Dialektika.

 

Pemikirannya (Manusia), yang dilakukan (perbuatan). Melaksanakan. Mem-“baru”-kan (These Alam = Alam dalam Pikiran) Membentuk

 

Suatu kekuasaan Rakyat Miskin di Masyarakat sehingga Membebaskan

 

1. Pembodohan atas Kemanusiaan

 

2. Pemiskinan

 

3. Perempuan dari Kehinaan

 

4. Penguasaan

 

5. Anak anak Kelaparan karena Miskin

 

<Titik

 

Siklus Tiga Kesempurnaan Terbentuk Manusia – Dialektika :

 

1. Manusia Sosial, yang Bermasyarakat

 

    a. Perkawinan, Anak – Berkeluarga

    b. Bertani. Kebudayaan untuk Pangannya

    c. Membentuk masyarakat Sosialisme

 

2. Manusia Politik, yang Bertujuan

 

3. Manusia Ekonomik, yang Berbuat (= Politik) untuk Masyarakatnya

 

    a. Rasional Produksi Industri

    b. Keseimbangan Alam – Lingkungan

    c. Kelas Pekerja – Buruh

 

<Titik

 

Politisasi (= Berpolitik)

 

1. Proses

 

2. Keadaan

 

   a. Akibat

   b. Hasil Dicapai

   c. Synthese- Alam

 

3. Dampak dampak (saling Berhubungan) Luas Politis – Gerak

 

menguraikan, menampakkan (kembali menjadi) Nilai nilai Sosial (baca, Kepribadian – Politik) Masyarakat Kemanusiaan, Teratur.

 

Dalam Masyarakat Sosialisme dan Kemasyarakatan Sosial di Dunia.

 

Ciri ciri (Pribadinya)

 

1. Manusiawi, Baik, Kesucian

 

2. Perlawanan

 

3. Persaudaraan dalam Jaringan jaringan Rahasia

 

4. Adil

 

5. a. Tolong – Menolong

    b. Bersama

    c. Saling Memberi

 

<Titik

 

PERLAWANAN

 

——————-

 

Mengapa Perlawanan Terjadi … ?!?

 

<Jeda

 

Kemiskinan (baca, Miskin) karena Pembodohan atas Manusia. Dimiskinkan ! Terjajah. Disiksa sampai … Kelaparan – sakit.

 

Batasan batasan Politik dibuat. Ilmiah “Teoritikal Modernisasi”. Memuat Program program Kapitalisme dalam Pemerintahan pemerintahan Kenegaraan di Dunia.

 

Penguasaan, yang telah Bersenjata mulai Menindas, Menguasai, Membasmi … !?! Lalu, Berkuasalah Individualisme (= Hukum) atas Masyarakat masyarakat/ Kemasyarakatan.

 

Rakyat – Partai – Pemerintahan Berbeda karena dibentuk (Partai partai – Opportunis).

 

Akibat (Dampak), yang berlangsung

 

1. Kedaulatan (= Rakyat) Tidak Diperjuangkan

 

2. Hak hak Sosial jadi Kepemilikan

 

3. Masyarakat Tidak Mampu Ekonomisasi – Politis

 

<Jeda

 

Salahsatu Perlawanan, terjadi di “Siklus Dialektika” Manusia. Manusia Politik ke Manusia Ekonomi.

 

SOSIAL

 

1. Kekuasaan Rakyat Miskin

 

    a. Kerakyatan

    b. Kedaulatan Rakyat di Masyarakat

    c. Politik Rakyat Miskin

 

2. Membentuk Masyarakat Sosialisme Nasional Kemasyarakatan Internasional

 

3. Nasional Wilayah wilayah

 

    a. Kesatuan Wilayah wilayah

    b. Pertanian – Budaya Pangan

    c. Sumber sumber Alam

 

POLITIK

 

1. Nasional Kepartaian (Pembebasan)

 

    a. Gabungan Kekuatan Isme – Kiri Sosial

   b. Membebaskan

   c. Tri Panji Rakyat

 

2. ‘Nation’

 

3. Demokrasi

 

    a. ‘Negara’ Sosial (Ideal)

    b. Pembentukan Masyarakat – Politik (dari Pemilih)

    c. Mencalonkan

 

EKONOMI

 

1. Ekonomi Sosialisme

 

    a. Nasional Ekonomik (konsep)

    b. Keuangan Sosial Dunia

    c. Tradisi Perdagangan (Barterisasi)

 

2. Nasionalisasi Industri Pertambangan (Program Tri Panji Rakyat)

 

3. Perjuangan Buruh Kelas Pekerja Masyarakat

 

    a. Upah Yang Layak

    b. Pembagian Laba Produksi untuk Kemasyarakatan

    c. Pemukiman Keluarga Buruh

 

<Titik

 

Perjuangan Kemanusiaan atas Tanahnya (Alam) di Wilayah wilayah menjadi Berbahay. (Karena, Dicurangi, Dirampas, Diduduki). Mungkinkah Peperangan mampu Menyelesaikan ? Entahlah. Kemenangan Bukan atas Kerakyatannya. Di mana pun …

 

<Tutup

 

SELESAI

Komentar ditutup.