Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

FALSAFATI MEMBEBASKAN


FALSAFATI

 (MEMBEBASKAN)

 SUATU TUJUAN POLITIK

 

<titik

 

KEMANUSIAAN

 

1. Berpikir. Kebaruan Zaman Manusia

 

a. Logika (Kausalitas) Dialektika

b. Batini

c. Re-evolusi (Manusiawi)

 

2. Membebaskan Rakyat dari Pemiskinan

 

3. Alam

 

a. Hubungan Manusia – Alam

b. These – “Alam (di Pikiran”)

c. Pertanian – Budaya Pangan

 

<titik

 

KERAKYATAN

 

1. Kekuasaan Rakyat Miskin

 

2.

 

a. Ajaran

b. Kedaulatan Rakyat di Masyarakat

c. Partai

 

3. Nation

 

<titik

 

POLITIK :  UTOPIA KE POLITIK (MATERIALISASI)

 

1. Bertujuan

 

2. Dasar Kerakyatan (Ajaran

 

3. Membentuk

 

a. Masyarakat Sosialisme

b. Masyarakat (bentukan) Politik

c. Kependudukan – Mukim (Komunal)

 

4. Nasional – Wilayah wilayah

 

5. HAN

 

Melalui

 

1. Kepartaian

 

2. Demokrasi

 

a. Pemilihan

b. Membentuk Parlemen

c. Theoritikal Ilmiah (= Ilmu Pengetahuan) Politis

 

3. Politisasi

 

Demokrasi dan Pemilihan

 

1. Perwakilan Sosialisme Teoritikal Politis

 

2. Massa Aksi – Massa

 

3. Program program (Taktis)

 

<jeda

 

POLITISASI

 

1. Ideologi

 

a. Anti Kapitalisme

b. Politik (AKsi) Massa

 c. Isme – Sosial HAN

 

2. Demokrasi

 

a. Perlawanan yang Resmi

b. Pemilihan

c. Bentuk Parlemen Nasional

 

3. Politik Sosio – Ekonomik

 

a. Penyediaan Kebutuhan kebutuhan

b. Kelas Pekerja – Buruh

c. Keuangan

 

    – Rasionalism

    – Penghapusan Hutang hutang Luar Negeri

    – Pengawasan

d. Nasionalisasi Industri Pertambangan

e. Perdagangan Tradisional (Barterisasi)

 

4. Pemerintahan

 

a. Pemerintahan Yang Demokrasi

b. Kesatuan Federalisme

c. “Negara” – Ide Sosial

 

5. Dunia

 

a. Sosial

b. Kebangsaan Proses Masyarakat

c. Perdamaian

 

<titik

 

Tampak lah dari uraian kami di atas

 

1. Tujuan “Kekuasaan Rakyat”

 

2. Pembebas Berpolitik

 

Didasarkan

 

a. Filsafati Logika Kausalitas dalam Dialektika

b. Utopia ke Politik (Materialisasi)

c. Kedaulatan Rakyat di Masyarakat

 

MEMBEBASKAN

a. Manusia dari Pembodohan

b. Rakyat dari Pemiskinan

c. Anak dari Kelaparan

d. Penghinaan atas Perempuan (= Kaum) Sosialis

 e. Penindasan Tyranisme di seluruh Dunia

 

“Kebaruan Zaman” Manusia. Berpikir. Logika Kausalitas Dialektika

 

a. Kemanusiaan – pemikirannya, Alam

b. Kerakyatan “Manusia – Politik”

c. Sosial, Pertanian – Budaya Pangan (Manusiawi)

 

Dibentuklah

 

a. Masyarakat Sosialisme

b. Nasional – Wilayah wilayah

c. Suatu Hubungan Kemasyarakatan Sosialis Dunia

 

3. Politisasi

 

Karena, Bertujuan Kekuasaan Rakyat Miskin TERJADI Partai “NASIONAL – KIRI”. Sosial Materialisasi Demokrasi. Mempersiapkan

 

1. Pelaksanaan Kedaulatan Rakyat di Masyarakat (= Pemilih)

 

2. Keanggotaan Rakyat dalam

 

a. Parlemen Yang Nasional

b. Perwakilan Daerah daerah “Negara” Sosial

c. Kelembagaan Politik Legislatif

 

3. Kepemimpinan dalam Masyarakata atas Pengesahan (Konstituen Partai = Suara Kertas Pemilih) Rakyat.

Dalam suatu Pemilihan. Menganuti Kesatuan – Wilayah wilayah. Sosial Kemasyarakatan Penduduk (Tempat, Warga)

 

Hak – Pilih akan mengacukan Masyarakat Hasil Politik

 

Dasar Kemanusiaan Sosial Terpolitisasi jadi Program program

 

1. Sosio – Kerakyatan (= Partai)

 

               Bentuk : “TRI – PANJI RAKYAT”

 

2. Ideologik, Isme – Sosial

 

               Bentuk : Kelas Pekerja – Buruh

 

3. Sosialisme Politik Ekonomik Keuangan

 

               Bentuk : Sosial Ekonomisasi (Pemerintahan)

 

<selesai

 

— o0o —

 

Nasional Isme Sosial Tuntut  Demokrasi “Persatuan Rakyat”. Dilaksanakan. pembebas mengajukan Politisasi Ilmiah Theoritis Pembentukan Kelompok kelompok Masyarakat BERPOLITIK

 

Yakni Kelompok kelompok Nasional Politis di “Negara” – Ide (= Konsep) Sosial

 

<tutup

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar ditutup.