Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

KEMANUSIAAN DAN PERTANIAN


KEMANUSIAAN

DAN, PERTANIAN – BUDAYA

(PANGAN)

 

PERSOALAN persoalan tampak, karena Retorika – politik. Terjebak dalam Situasional tetapi mengabaikan Kenyataan (semakin parah).

 

     Itu lah, pertanian, yang terpolitisasi …….

 

— o0o —

 

Bagian ke I (Satu) Keadaan Pertanian

 

     Manusia membutuhkan Pangan. Dikerjakan lah Lahan lahan Pertanian.

 

     Bagaimanakah Politik, yang sedang berlangsung ? Jualan Beras – Pangan ! Diserahkan dalam matarantai panjang Distribusi – Ekonomik.

 

     Jelas, dunk … cadangan Pangan Rakyat, yang terbeli. Lalu, berkurang !

 

     Para Pedagang terus menjual. Karena, Hutang Perbankan (Jaminan atas Pertanahan), yang Berdagang (Nominal, Uang, Perlabaan).

 

     (Wah !)

 

     Dari mana kah uang Rakyat untuk membeli Beras – ‘Pemerintah’ (Jumlah). Sedangkan Penyaluran Uang – Negara ke Masyarakat hanya dari Pengupahan Buruh (= Kelas).

 

     (Laper, deh … !)

 

     Para Petani jadi ‘Pekerja’. Kini ! Di lahan lahan atas nama Dirinya. Manusia !

 

     Jual Gabah ke Rakyat ?!?

 

     Tragis ! Dramatik … dan Terluka ! Tanpa daya Masyarakat !

 

     Bukankah Petani pun Rakyat, yang memang Bertanam Pepadian, … adalah Masyarakat !?!

 

     Pertanian bukan Ekonomi, bergantung Transaksi – Uang – Perlabaan. Melainkan Bibit – Lahan – Pupuk.

 

     Pangan bukan Proses Industrialisasi “Barang”. (Berproduksi lah makanan Anjing di ‘Sonoh’).

 

     Beda dengan Padi (atau Gandum ?).

 

     Mempersiapkan Tanah, dipacul, mengairi, ditanam. Dan, memupuk.

 

     Lalu, bergantung Musim …….

 

— o0o —

 

Bagian ke II (Dua) Politik

 

     Penafsiran Waktu di Perpolitikan tidak sama, terhadap Pertanian, mengelola

 

     1. Masa “Kekuatan Raga” (= re-genetika) ;

 

     2. Tahap tahap Kenaikan

         Demografik

         (Jumlah) Kependudukan – Tempat ;

 

     3. Nasional – Kesatuan Wilayah wilayah Pangan ;

 

     Yang Berakibat (Dialektis)

 

     1. Kekuasaan Rakyat atas Pangan Masyarakat ;

 

     2. Suatu Pemerintahan Sosial

         menyelenggarakan

         Penyaluran Hasil – Pertanian ;

 

     3. Materialisasi “Tani – Budaya” ;

 

     “Manusia Politik” Revolusioner di Masyarakat akan

 

     1. Menyediakan

         Lahan lahan Tanam,

         terlindungi ;

 

        (Aturan aturan Sosial)

 

     2. Historikal – Demokratik, Pertanian

         DIBAGIKAN

         Tanah – Kepemilikan Sosial ;

 

         (Rakyat Yang Miskin)

 

     3. Menentukan

         Wilayah wilayah Pangan

         terpolitisasikan ;

 

        (Nasiona, Kepartaian, Parlemen)

 

— o0o —

 

Bagian ke III (Tiga) Pertanian Budaya

 

     Kebutuhan Pangan Masyarakat, dikerjakan (Manusiawi). Pertanian di Tanah – kepemilikan Sosial, membentuk “Tani – Budaya Pangan”.

 

     Berdasarkan

 

     1. These – Alam (Hubungan Manusia – Alam) ;

 

     2. a. Kepemilikan Sosial (Tanah) ;

         b. Cara cara dan Perbuatan Setempat ;

         c. Kemampuan, Sikap – Tenaga ;

 

     3. Aturan aturan Sosial ;

 

     Bukan lah Industrialisme di atas Pertanahan – Ekonomik. Disalurkan Hasilnya Non – Perdagangan ke Masyarakat.

 

Tanpa Jual – transaktif (Distribusi), karena ‘Tanah Penguasaan’ (Milik, Guna – Imperialistik). harga Penawaran Ekonomis atas Tanah.

 

     Atau, Keadaan – hukum Penguasaan (Setempat). Berhubungan dengan Strata – Politik di Laur Konstitusi – Pemerintahan ‘Negara.

 

     (‘Kekuasaan’ – Bukan karena Negara Kewilayahan – atas “Hasil Pertanahan” di Masyarakat.

 

     Budaya – Ciri ciri Kebangsaan, akan menjadi salahsatu Unsur Pembentuk Peradaban Kemanusiaan – Zaman.

 

     Manusiawi di atas Tanahnya, Bernegara  karena ada Masyarakat. Ideologik dalam Sosial capai Tujuannya.

 

Manusia Sosial – Kemasyarakatan, Berbudaya mengolah Tanahnya, Bertanam untuk Pangan Dunia …… !!!

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s