Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

LINGKUNGAN INDUSTRIAL MASYARAKAT


LINGKUNGAN INDUSTRIAL MASYARAKAT

 

DI DAERAH daerah Indutsrialism, berlangsung

 

     1. Pemakaian Hasil Industri ;

 

     2. Sosial – Ekonomik Politis ;

 

          a. Pasar ;

          b. – Distribusi dan Perdagangan ;

              – Peredaran Uang (transaktif) ;

              – Barterisasi ;

          c. Harga, Penawaran (Jumlah) ;

 

     3. Kegiatan kegiatan Pekerja

         dan

         Buruh (Produsksi, Usaha) ;

 

     Kebutuhan kebutuhan Pangan bertahap tahap meningkat, karena dinaikkan Permintaan “Tenaga” untuk bekerja. Dan, untuk Keluarga mereka (Penduduk).

 

     Pertambahan Nilai Barang – Ekonomi, yang Terpakai (Demografik), berdasarkan Penawaran Logik – Waktu (Tidak Konsumerisme), disebabkan Aturan aturan Sosial dan Politisasi.

 

     Pemerintahan yang Demokratik di Negara Sosial, membuka Distrik, Wilayah, daerah Ekonomi Industrialisme – Kemasyarakatan.

 

     1. Materialisasi Produksi (Kenegaraan) ;

 

     2. Perdagangan Terbuka

         

         a. Sosial ;

         b. Non – Monopolistik ;

         c. Setempat ;

 

     3. ‘Penggunaan’ Uang Kenegaraan (atau Privatisasi) ;

 

     Komunal komunal (= Masyarakat), didasarkan Kekeluargaan, menerima ‘Pembagian’ rasional – produksi.

 

     1. Wilayah wilayah Politik (Federalisme ?) ;

 

     2. Daerah daerah Pemukiman

         (Baru)

        Kependudukan, Buruh – Pekerja ;

 

     3. Sumber sumber Alam, Tempat Produksi ;

 

     Institusi Pemerintahan, yang berpolitik (= Kerakyatan) menerapkan Revolusioner – Ekonomisasi Sosial.

 

     1. Melindungi Hak hak Sosial – Industrialisme ;

 

     2. Melaksanakan Nasionalisasi Industri (Program Kepartaian di Parlemen) ;

 

     3. Mengadakan Perdagangan Sosialisme – Industri di Dunia ;

 

     Perdagangan Internasional – Kemasyarakatan didasarkan

 

     1. Kehendak Masyarakat masyarakat Setempat di Dunia ;

 

     2. Politik Kelas Pekerja – Buruh (Kemasyarakatan) ;

 

     3. Saling Butuh (Barterisasi) Kependudukan – Masyarakat ;

 

     Terwujud lah Masyarakat Ekonomik Dunia, melalui Industrialisme Nasional Kenegaraan (Ide).

 

     Rasional dan Tanpa Perhitungan Angka Manipulatif.

 

     Meskipun Penyaluran Barang jadi Ekonomis (Jumlah, Distribusi) tidak akan merusakkan Industrialisme – “Lingkungan Sosialis” di Negara. Terbina Politik Sosialisme Ekonomi (Dunia).

 

     1. Perburuhan Internasional ;

 

     2. Nasional – Politis Kepartaian ;

 

     3. Sosial – produksi (Dagang) ;

 

     Dalam Lingkungan Industrial, berlangsung Hubungan Politik antara

 

     1. Buruh ;

 

     2. Masyarakat –

          Lingkungan Industrialisme –

          Nasional ;

 

     3. Aturan aturan Sosial ;

 

Karena, Kausalitas – Dialektika dalam Sosialisme – Industri.

 

 

 

Selesai 

 

 

  

         

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s