Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

PARLEMEN YANG IDEAL


PARLEMEN YANG IDEAL

DARI

KEPARTAIAN NASIONAL – PEMILIHAN

 

TIGA alasan Logik maka Parlemen dibangun

 

     1. Wadah Kerakyatan – Politik ;

 

     2. Melalui Pemilihan ;

 

     3. Salahsatu saluran Kepartaian (Nasional).

 

     Tegas bukanlah agar “Terbagi Kekuasaan” (di Negara), tetapi berfungsi Politik, dibangun Demokratik menuju Sosialisme – Kemasyarakatan dinamik – Revolusioner, diajukan Politisasi Kekuasaan Rakyat.

 

     Sosialisme telah memperkenalkan beberapa bentuk Parlemen, a.l.

 

     1. Majelis ;

 

     2. Perwakilan (atau, Representative) ;

 

         a. Dewan Perwakilan (= Council) ;

         b. Perwakilan (untuk) Daerah ;

         c. Senate (Kuno, Demokrasi).

 

     Pengesahan untuk suatu Parlemen adalah di dalam pemilihan. Berdasarkan Rakyat Memilih Keanggotaannya untuk Parlemen.

 

Sehingga Parlemen tidak Kelembagaan Negara, yang sedang diakibatkan Materialisme Politik – Dialektis (baca, “Bertujuan”).

 

     Kedaulatan Rakyat di Parlemen bukan “alat”, dijadikan Wewenang Kenegaraan dalam Perbuatan Individualisme untuk mendapatkan ‘Kebendaan’ (= Material) Kapitalis dari Tugas Legislatif (“Keputusan”, dibuat) Parlemen dalam bentuk tulisan Per Undang Undangan Negara.

 

     Kemampuan kemampuan Kepartaian – Parlemen untuk mempersiapkan Program program Politik Kemasyarakatan – Ekonomik, Industrial, dll.

 

     Melalui dua cara Logik.

 

     1. Dijadikan Program program Pemerintahan ;

 

     2. Kewenangan Per Undang Undangan (Legislative – Council) ;

 

         a. Rangkaian “Perbuatan”, yang Teratur (Bukan mengatur Politik) ;

         b. Kemasyarakatan ;

         c. Hasil dari Politik (Kepartaian – Rakyat).

 

     Adapun Hubungan antara Parlemen – Kepartaian dan Pemerintahan  berhubungan dalam Keadaan – Demokratik Politiks (Nasional).

 

     1. a. Wakil wakil Rakyat Terpilih ;

         b. Partai – Kerakyatan di Masyarakat

             mengajukan

             Utusan utusan di Parlemen ;

             (Representative).

         c. Wakil wakil dari

             Partai ikut Pemilihan

             (Umum) di daerah daerah ;

 

     2. Pemerintahan Kerakyatan – Demokratik dibentuk (= Pemilihan) ;

 

     3. Program program Partai

         diajukan

        di Parlemen (untuk Pemerintahan).

 

     Namun, Lawan lawan Politik akan berbuat “merusakkan” Parlemen …….

 

     1. Mencalonkan Si Individualisme di Parlemen ;

 

         a. Menyalurkan Kapitalisme – Industril ;

         b. Membuat Hukum – Individualisme ;

         c. Mempersiapkan Kekuasaan Tyrani – “Kenegaraan” ;

 

     2. Mencurangi Suara Pemilih – Rakyat ;

 

     3. Melaksanakan Tindakan – Militerisme ;

 

         a. Intimidasi – teror, Pemaksaan ;

         b. Menghentikan Proses Demokratik di Pemilihan ;

         c. Penyalahgunaan Jabatan dilindungi.

 

 

 

Selesai.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s