Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

PEMBENTUKAN MASYARAKAT SOSIALISM


PEMBENTUKAN MASYARAKAT SOSIALISM

 

PEMBEBASAN dan Para Ideolog Sosial mengutamakan Pembentukan Masyarkat, yang dikerjakan secara Politik (Kepartaian) dan bukan lah mendirikan “Negara Yang Republik” (= Bacam Presiden).

 

     Karena,

 

     1. Kerakyatan, Ajaran (Penganutan) ;

 

         a. Rakyat

 

             – Politik ;

             – Revolusioner ;

             – Nasional

 

         b. Rakyat Yang Miskin (Berkuasa) ;

 

         c. Kedaulatan, di atas Wilayah wilayah (Parlemen) ;

 

     2. Masyarakat (Tujuan Sosial – Ekonomi).

 

     Kekacauan Teoritik – Sosial, dibuat untuk memutus Hubungan Rakyat – Masyarakat – Kemanusiaan tidak dicapai Tujuannya, merusak, jadi Individualisme.

 

     Khusus Para Pembebas mencurigai Presiden akan mudah terinfiltrasi Individualisme – Kepentingan kepentingan Ekonomik (Uang).

 

     1. Figur ;

 

     2. Kelembagaan di suatu Negara Yang Republik ;

 

     3. Pencalonan.

 

     Penjajahan akan tetap ciptakan Budak budak Imperialis di Daerah daerah Jajahan tidak dibentuk Merdeka dari Kemiskinan.

 

Maka, istilah ‘Republik’ (di) Indonesia tidak mengacukan Kenyataan Penduduk yang Berjuang atas dasar Kebangsaan.

 

Persamaan karena Jajahan tertujukan mempersiapkan Kebebasan dari Penindasan Siksa Ekonomi – Penguasaan Dunia.

 

     Salahsatu bukti, Federalisme – Wilayah wilayah “Nation”, masih diarahkan jadi Sumber sumber Pemasokan Industri – Kapitalisme.

 

     Kepemimpinan di Daerah daerah Penjajahan (dulu), dianggap “alat” bertunduk struktural di atas (= Stratifikasi Keadatan – Feodalisme Hukum) meng – ya – kan Program program Liberalisme – Ekonomi.

 

     Sekemauan mereka saja melakasanakan, yang dinamakan Nasionalisme Kemasyarakatan – Negara dalam Demokratisasi Politik Ekonomi.

 

     Ideologi Sosial telah diganti dan menjadi Kekuasaan – Hukum Kemerdekaan Negara Individual (Presiden, Kepemimpinan), berwewenang atas Keuangan – Admnistratif menguasai Kebutuhan kebutuhan Ekonomi Penduduk (Kenegaraan).

 

     1. Terpolitisasi Keuangan Negara yang dicetak ;

 

     2. Tumbuh Borjuasi – Demokratik ;

 

     3. a. Hedonism ;

         b. ‘Kemiskinan’ – Miskin Sesudah Kaya (Korupsi) ;

         c. Moralis ;

 

         bercampur aduk bak taik – kotor.

 

     Para Ideolog – Pembebas pun, yang memang berada dalam Masyarakat masyarakat tertindas, dihinakan, tersingkir, karena Kapitalisme – Industrial terus “membutuhkan Kelas Pekerja – Buruh”, berpemerintahan di banyak Negara Demokrasi.

 

     Menahan kegeraman, terpaksa ……. mengadakan Perjuangan Kemasyarakatan (Politik).

 

     1. Diutamakan Pembentukan Masyarakat (Politik) ;

 

     2. Melalui Kepartaian ;

 

     3. Oposisi ;

 

     4. Kemanusiaan (diajukan) ;

 

     5. Mempersiapkan Revolusioner Yang Muda ;

 

     6. Tidak Berunding (= Nasionalism) ;

 

     7. Terbuka Pembicaraan Sosialisme.

 

     Kepartaian Nasional Persatuan (= Demokratik) memperjuanghkan Sosialisme – Politik sampai terbebas Rakyat Yang Miskin untuk kembali Berkuasa, membentuk Pemerintahan di “dalam” Masyarakat bersama Parlemen (Konstitusi Tidak Tertulis), menuju Kemakmuran, Adil – Sejahtera.

 

     Logika – Dialektika tidak membutuhkan Presiden “atas Rakyat”, didasarkan Kebebasan Liberalisme melalui Demokrasi – Hukum Negara untuk Kekuasaan.

 

     Alasan alasan Politis

 

     1. Kepemimpinan Manusiawi – Kerakyatan ;

 

     2. Parlemen – Kepartaian (= Sosial)

 

         a. Mempersiapkan Pemimpin ;

         b. Kepentingan kepentingan Politiksasi Ekonomi – Masyarakat ;

         c. Wakil wakil partai ;

 

     3. Hak Pilih Rakyat.

 

     Proses Logik (= Materialism). Rakyat memilih, yang Terpilih ‘Wakil’ Rakyat dan bukan Individual. Parlemen berpolitik, mengajukan Kepentingan kepentingan Masyarakat, Penduduk dan Kebangsaan. Dilaksanakan Pemerintahan Demokratik Nasional.

 

     Pemerintahan (= Perdana Menteri – pernah dulu) terbentuk dengan cara cara (dalam) Kepartaian, bersama Parlemen melalui suatu pemilihan selalu.

 

     Pembentukan Masyarakat Sosialisme telah berlanjut terus dilaksanakan secara Kepartaian (Politik).

 

     1. Kepartaian ‘dan parlemen’ ;

 

     2. a. Pemerintahan (terbentuk) ;

         b. Pemerintahan Federal – nasional di Daerah daerah ;

         c. Agen agen Sosial ;

 

      3. Presiden Yang Demokratik (Lembaga, Tanpa Wakil Presiden) ;

 

     Pemilihan salahsatu cara ‘sedang’ membentuk Kemasyarakatan, dipolitisasi Ideologik menegakkan Pilar pilar Kerakyatan.

 

     Dalam Pembagian Kerja Sosialisme

 

     1. Kepartaian Rakyat (Persatuan)

 

     2. Politik

 

         a. Pemerintahan ;

         b. Keuangan ;

         c. Industrialism ;

 

     3. Kelas Pekerja – Buruh ;

 

     4. Tani ;

 

     5. Kelompok kelompok Nasional (= Partai partai).

 

     Berjuang, mewadahi Perlawanan Masyarakat, ditujukan menghapuskan Pertentangan Kelas kelas Ekonomik.

 

Meruntuhkan Tyrani Penguasaan “Hukum atas Rakyat”, Tanah Negeri Bebas, Kebutuhan kebutuhan Manusiawi.

 

Dihancurkan jaringan jaringan Perlbaan – modal Individualisme, karena melalui Jaminan atas Pertanahan Nasional – Kependudukan.

 

     Mutlak Pasar pasar Tradisional (Ibu ibu Kita berjualan di situ … dulu … pernah) Ekonomi – barter untuk menyalurkan Kebutuhan kebutuhan Rakyat, didukung Ekonomik Kepartaian di Parlemen, menghentikan Prosedural Hukum – Kekuasaan ‘atasnama. Presiden Negara.

 

     Contoh nyata sampai terhambat Ekonomisasi Sosial – Kemasyarakatan, yang akan dibentuk.

 

Masyarakat, yang akan Dibentuk 

 

     1. Masyarakat di atas Wilayah wilayah Nasional ;

 

     2. Masyarakat Ekonomikal Industrial – Sosialisme ;

 

          a. Kelas Pekerja – Buruh dan Kekeluargaan ;

          b. Komunal Perdagangan Sosial ;

          c. Keluarga keluarga Tradisional Pemakai Hasil Industrialisme ;

 

     3. Masyarakat bentukan karena Pertanian – budaya untuk Pangan ;

 

     4. Kelas Masyarakat Pedesaan di Daerah daerah ;

 

     5. Masyarakat – Politik (Kependudukan)

         memilih

         Pemimpin, Kepartaian, Politik.

 

 

 

Sekian.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s