Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

SOSIALISME – INDUSTRI


SOSIALISME -INDUSTRI

DI INDONESIA

“MASYARAKAT INDUSTRI”-KENEGARAAN

 

DariPenulis Tamu

 

ANDAIKAN Nasionalisasi Perindustrian, yang Rasional menjadi Ejekan Tawa Pengabdi Imperialisme di Indonesia,diajukan Peristilahan “Industrialisme – Kenegaraan”, menyelesaikan Penafsiran (Sakralisme) Filsafati Konstitusi.

 

                                           Negara

                                                    i

                                                    i

                                                    i

                                            Kebutuhan

                     Keuangan      kebutuhan—Industri

                              i             (suatu)

                              i

                              i          

Kelas                    V                                                          Sumber

Pekerja        Jaminan —Masyarakat                          sumber                        

(Buruh)                                      i                                     Alam

                                                    i                                           i

                                                    i                                          i

                      Wilayah                i                                          i

                      &                   ———————————-

                      Daerah                 i

                                                    i

                                                    i

                                            T a n a h

 

Ternyata Konstitusi telah mungkin diubah ! Berdasarkan Ajaran Kerakyatan (Amandemen) dilaksanakan dalam Agenda Reformasi di “Negara”.

 

Mengapa kini tidak mau diterjemahkan Sosialisme -Kerakyatan dalam Undang Undang Dasar, termuatkan, untuk Keadilan Ekonomi ???

 

Tanah -Kemanusiaan adalah suatu rangkaian alasan Logik, dibentuk Pemerintahan Sosialisme – Demokratik nanti.

 

       1. Menyelenggarakan suatu Negara Rakyat ;

       2. Menyelenggarakan Kepentingan Masyarakat Nasional;

       3. Menyelenggarakan Usaha Perekonomian Sosial ;

           a. Perindustrian (Moderen) “Negara” ;

           b. Perdagangan Internasional – Perlabaan untuk Sosial ;

           c. Ekonomisasi Daerah (Federalism.

       4. Menyelenggarakan Politik “Kebudayaan Pertanian” ;

       5. Menyelenggarakan Kebangsaan Pertahanan – Sosial.

 

Patut dicurigai … !!! Individualisme Ekonomik Kenegaraan di Indonesia mengakibatkan Kemiskinan Rakyat di Indonesia.

 

MASYARAKAT INDUSTRI NEGARA

 

Teknologik – materialisme Pengetahuan Ilmiah Kemanusiaan mengolah (= Dialektika) Alam -Tanah, berakibat (akibat jadi Sebab) dilakukan Sosialisme -Industri,memakai Tenaganya (Manusia) Kelas Pekerja – BuruhMasyarakat, bertujuan Penyediaan Kebutuhan kebutuhan Sosial.

 

Maka, bangunan suatu negara, yang didirikan adalah karena Logika Filsafati Konstitusi (Baca : Kemanusiaan-Kerakyatan- Keadilan). Terpolitisasi di atas Wilayah wilayah (= Federalisme), membentuk Kemasyarakatan berdasarkan Tujuan Kemanusiaan Sosial. Bebas dari Kemauan Individualisme, menguasai Hak hak Kerakyatan, Negara,Kebutuhan Masyarakat diDunia.

 

Kemampuankemampuan Demokratik – Sosial Kita untukmenerjemahkan Industrialisme Kenegaraan, yang akan dibangun karena Proses Materialisasi – AlamiahYang Dialektis Logik Manusiawi,Pembayaran Tenaga KelasPekerja Buruh dalam proses produksi akan menjadi saluran Keuangan Negara ke masyarakat -sumber Pendapatan Rasional – terjaminkan (Kependudukan, Pemukiman, Kekeluargaan). Serta, penyebaran Distribusi ekonomik Barang Produksisecara bertahapdalamskala waktu edar keuangan mencapai Tingkatan tingkatan Kesejahteraan dan Kemakmuran Masyarakat -Kemanusiaan, yang Beradab, Sederajat dan Moderen- Teknologik.

 

Perdagangan

 

Industrialisme tidak berhenti ketika menjadi “Kebendaan- Barang barang”. Dan, masih akan terus disebabkan

 

       1. de – Materialisasi (=pemakaian) Kebendaan;

       2. Ekonomisasi Keuangan, yang Beredar ;

       3. Penyediaan Re – Form (Bentuk) Perlabaan.

 

Sehingga, Perlabaan, yang didapatkan dari Produksi Hasil Perindustrian membesar di Pasar – Kehendak Pemakaian. Synthesa-isme material Ekonomi suatu negara, dibayarkan, mempersiapkan Keuangan Jumlah Dinamik.

 

Pembiasan kasatmata menampakkan Investasi Perdagangan Dunia, Eksport-Impor antar Negara negara Pengguna Hasil (Majemuk).

 

Pertukaran pertukaran Barang didasarkan Kebutuhan kebutuhan Setempat – Daerah daerah Internasional, mengacukan Kekuatan Industri – Sosialism.

 

Perdagangan tidak hanya berperanan untuk distribusi produk, tetapi juga PemasukanLaba.

 

Kepentingan kepentingan Nasional – Perekonomian antar Negara negara, bertujuan menyerap Barang barang Industrialisme di Kemasyarakatan Internasional/Dunia. Bukan sekedar Kebendaan Teknologis -Moderen. Masyarakat butuh dan memakai … yang dipergunakan untukKeperluan keperluan pemenuhan Pangan, Sandang, Papan(Kebutuhan kebutuhan Primair Ekonomis).

 

Adapun keuntungan dariPerdagangan harus kembali di … Masyarakat, yang berbentuk (Re-Form) Uang – Perlabaan untuk mencegah Kepemilikan Individualisme termaksudkan Kapitalisme atas Keuangan Negara.

 

       1. Kegunaan Uang(samadengan Privatisasi) ;

       2. Pembiayaan Ekonomik Nilai, Jumlah, harga, yang akan

           terjadi

           di Pasar – Barang barang Kebutuhan (Material) ;

       3. Perbakan, Simpan (Nominalisasi).

 

Namun, manakah yang dimaksudkan adalah ‘Masyarakat Industrialisme’ diPembicaraan Kita ?

 

       1. KelasPekerja – Buruh dan Keluarga ;

       2. Masyarakat Nasional Daerah daerah Benua Pemakaian Hasil

           a. Keluarga keluarga Batih ;

           b. Masyarakat, Pemimpindan dan Kepartaian(Politik);

           c. Penduduk Tradisional (Mukim).

       3. Komunalkomunal Ekonomi -Perdagangan Sosialisme.

 

Jikalau tidak akan rusak Proses Ekonomisasi Sosial, menjadi Kapitalism-Perindustrian di Indonesia, terbiarkan karena Pemerintahan Korup menghabisi Keuangan suatu Negara.

 

Tugas Kita untuk menutup, menghancurkan, melawan jaringan jaringan Ekonomi Perindustrian Kapitalisme di Indonesia dari dan keluar Negara.

 

Jangan undur lagi Kemenangan Rakyat melalui Nasionalisasi Industri di Indonesia, dilaksanakan dalam Perjuangan Sosialisme -Kiri dan Kepartaian membebaskan “Rakyat Miskin untuk Berkuasa” (Politik).

 

Memang butuh rancangan mengadakan Tujuan Sosial Kita …….

 

 

 

Selesai.

 

 

 

                     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s