Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

ANGAN ANGAN PEREMPUAN YANG SOSIALIS


SUATU ANGAN ANGAN

PEREMPUAN

YANG

SOSIALIS

IBU UNTUK MASYARAKATNYA

 

TIGA Kodrati Perempuan Sosialis, yang terlihat dalam Pembentukan Masyarakat

1.      Kodrat sebagai Ibu (Kasih, Pengabdian, Sayang) ;

2.      Kodrat Melahirkan Anak ;

3.      Kodrat  – Pembentuk Ikatan Keluarga (Batih).

Kelompok kelompok Sosial – Budaya (Pertanian), adalah, suatu Kewajiban Perempuan. Teratur. Untuk memberikan Makanan kepada Anak anak. Karena, didasarkan Lanjutan Menyusukan. Pertumbuhan Badani Kekuatan Para Muda. Politik bertujuan Sosial membutuhkan Pemikiran Yang Belia. Revolusioner. Dialektis. (Akal – Kemanusiaan – Alam).

Hubungan antara Pribadi di dalam Masyarakat mempersiapkan Kepemimpinan – Muda Sosial. Terbina, karena Rasionalitas Pendidikan atas dasar Kerakyatan bukan Individualisme.

1.      Terdidik dalam Keluarga – Masyarakat ;

2.      Kemampuan kemampuan Tubuh bertahan dari Pemiskinan – Ekonomik ;

3.      Nilai nilai Persaudaraan – Kebangsaan Manusiawi. 

Sikap, Tujuan, Perbuatan Anti Kapitalisme, menganuti Pemahaman Manusia – Sosial dengan suatu Transisi – Masa. Keibuan – Pejuang jadi Panutan Kesucian Pemuda – Mudi Sosialis – Nasional. Terwujud, mengatur Kebutuhan kebutuhan Materialisasi.

1.      Kesederhanaan ;

2.      Kesucian ; 

3.      Tolong – Menolong (Bertahan) ;

4.      Pembelaan ;

5.      Kesetiaan dalam Masyarakat ;

6.      Kepatuhan untuk Aturan aturan Sosial ;

7.      Peri Keadilan – Manusia. 

 

Transisi – Masa yang Bersama dalam Lingkungan Keluarga dan Si Ibu memberikan Kesabaran – Jujur – Berani. Bukan Sikap Tunduk atas Nasib. Suatu Keadaan Sosial, dibentuk untuk Kemasyarakatan Bahagia.

            

Perempuan Sosialis bukanlah diatur Hukum Mencari Uang. Namun, Ekonomisasi, berdasarkan Perlawanan Terhadap Politik Anti – Sosial. Dengan airmata ……. Menguraikan rancangan suatu Kehidupan ………. Proses Evolutif – di Revolusi (Re – Evolusi), mencapai Kemanusiaan, diajarkan dari Pemikiran Keperempuanan. Dalam Rasa Keibuan Manusiawi Kodrati. Berdagang, Persamaan Hak Azasi membagi Perlabaan – Usaha Industrial.. Tanpa Pertentangan Kelas kelas Ekonomi atas Manusia. 

           

Sehingga Perjuangan Hak hak Kerakyatan, terpolitisasi, selalu menempatkan Perempuan berada dalam Suasana Demokratik. Subyektifitas Revolusi Sosial Membebaskan Kemanusiaan dari Penindasan, Ancaman, Penderitaan. Ada suatu Hak Menentukan di Batin – Logik Perempuan. Yakni Pertimbangan untuk apakah Kemakmuran, Keadilan, Kesejahteraan. Sebagai “Nation” – Kebangsaan.

1.      Bukan Kemunafikan – Politis ;

2.      Untuk Penerusan Genetika Bermasyarakat, Berbangsa, Bernegara ;

3.      Waktu adalah Proses Capai Sosialisme.

Manusia lah, yang telah Dilahirkannya ……. Dan, berdarah Perempuan ! Melihat Anak anak – Rakyat diperlakukan Tidak Adil atas Tenaga, Pemikiran. Bekerja dalam Kemiskinan, yang Disengaja untuk Kepentingan kepentingan Kapitalisme ! Menangis.

Selesai. 

Jakarta, 24 Juni 2007.   

Pembebas

  

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s