Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

PEMERINTAHAN YANG KORUP


PEMERINTAHAN

YANG

KORUP

MENGHANCURKAN

SOSIALISME (DI NEGARA)

 

Kontra – Isu Nasional

 

MEMBAYAR ke Penguasa, adalah, Korupsi. Dipakai Uang NegaraTanpa Kewenangan apapun dari Rakyat. Terbiasa … Untuk Pertukaran Non – Ekonomis. Menyogok.

 

   1. Bukan suatu Transaksi Keuangan – Negara ;

   2. Bukan Ekonomisasi Masyarakat ;

   3. Bukan karena Aturan aturan Sosial.

 

Fasilitasi dari Pemerintahan dipergunakan untuk menyelesaikan masalah, memperlancar keuangan, dan atau mengolah Politik ditujukan Kepentingan Sepihak – Individual.

 

Tampak menjadi Penguasaan. Dalam hubungan antara Pemerintah, Pedagang, Politisi. Secara Bertingkat (Struktural). Akan sampai di Daerah daerah juga. Di Pedesaan, menjadi “Kekuasaan”.

 

Kekuasaan apakah, yang dimaksudkan ? “Keadaan Hukum” dengan Pemaksaan Samar atas Badani suatu Masyarakat, sehingga terkendalikan Keuangan di dalam Pemerintahan.

 

— o0o —

 

Akibat akibat Korupsi

 

   1. Tidak Seimbang Neraca untuk Ekonomisasi Uang Negara ;

   2. Kebocoran Anggaran Pemerintahan ;

   3. Terjadi Pencucian Uang (untuk mengembalikan) ;

   4. Hilang Kemampuan Uang – Ekonomis (Beli) ;

   5. Industrialism Produktif tidak terangkat dalam Negara Ekonomik.

 

Karena,

 

   1. Hambatan Administrasi – Pemerintahan ;

   2. Proses Kapitalisasi tidak menyediakan Waktu Berulang (= Stagnansi) ;

   3. Uang dikorup Non – Perlabaan.

 

— o0o —

 

Masih agak sukar menerjemahkan apakah dinamakan “Masyarakat” secara Ekonomi karena ada suatu Perbedaan, berdasarkan Tujuan Sosial (Masyarakat). Namun, Sosialisme banyak menyediakan Dialektika – Logis Jawaban.

 

Kami cenderung untuk menyatakan Masyarakat, adalah, suatu Kemanusiaan – Sosial, didasarkan Hubungan Ekonomi pun bisa, menuju Kemakmuran Bersama, Tanpa Pertentangan Kelas kelas (di Negara). Rasionalitas jumlah untuk dibangun, bukan Permasalahan lagi. Rangkaian Kepentingan dalam Pemenuhan Kebutuhan kebutuhannya Tetap, dipersiapkan Revolusioner menganuti Aturan aturan Sosial.

 

Ketika Politik mulai membentuk Pemerintahan, diperjanjikan ……. Tujuan dari Demokrasi – Kenegaraan. Dilaksanakan untuk mewujudkan Kemakmuran Ekonomi masyarakat.

 

Salahsatu bentuk Penghancuran Masyarakat, terjadi Pemerintahan Yang Korup. Dengan Pola pola, Sistim, Cara cara untuk melakukan, berdasarkan atas nama Kekuasaan melalui Hukum.

 

Perjanjian pun batal karena Individualisme, berada karena Liberalisasi, yang Tersembunyikan dalam Peristilahan Ekonomi. Adalah, Kapitalisme – Negara. Lalu, … bagaimanakah mungkin lagi terwujudkan Kemakmuran, Adil, Kesejahteraan ?

 

   1. Kekuasaan seolah olah “Terkuasai” ;

   2. Negara adalah “Tempat” Individualism Pelaksana Ekonomisasi Kapitalis ;

   3. Dikorup Uang Perekonomian Masyarakat.

 

Hancur lah Sosialisme – Ekonomi Masyarakat. Maka, diharapkan suatu Pemerintahan Demokratik. Dan, Bukan Borjuasi – Demokrasi (terjadi Masyarakat Beban Pemerintahan).

 

 

 

S e k i a n

 

 

 

Jakarta, 17 Juni 2007.

 

Pembebasan

One response

  1. saTRIo

    Salam pembebasan, mantap dan sangat sepakat !!
    Sudah waktunya berkuasa dan mengambil alih kekuasaan dengan caranya sendiri. Salam pembebasan dari Blitar. Lawan dan harus tetap meLAWAN !!!!!!

    25 Agustus 2007 pukul 4:05 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s