Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

KEKUASAAN SOSIAL – MANUSIA


DALAM Proses Re – Evolusi masih diketemukan suatu Kekuasaan (kata). Menjadi Kemasyarakatan Manusia kembali. Berakal. Dan, Sosial (= Pembentukan) Logika – Politis. menuju Rasional – Dialektika Peradaban untuk Kemakmuran – Adil – Sejahtera. Terhapuskan Kekuasaan (ala) – Individualisme, berakibat   P e n y e s a t a n   Nafsu – Manusiawi.

Tiga Kekuasaan Manusiawi

     1. Kekuasaan atas Dirinya ;

     2. Pembentukan Kekuasaan suatu Masyarakat – Kemanusiaan ;

     3. Nafsu, menuju Kekuasaan ;

— o0o —

 

Kekuasaan Rakyat – Manusia

 

Kemanusiaan – Sosial tetap mengelola Lahan lahan Pertanian. Di atas Tanah Wilayah wilayah Subur. Jadi Budaya – Pertanian memenuhi Kebutuhan kebutuhan Kemasyarakatannya.

 

Bekerja, dan mengerjakan Kegiatan kegiatan Produksi Ekonomi Industrial dari Sumber sumber Alam. Bermasyarakat, Kelahiran ……. Dalam Kependudukan Pemukiman. Di Dunia.

 

Hubungan Ekonomi – Politis Kemasyarakatan Manusiawi menjadi dan dibuatkan Aturan aturan Sosial. Tanpa Rasialisme untuk membedakan Ideologis Nasionalisme – Kebangsaan (di Negara).

 

     Telanjang dan Kelaparan, menyusu … untuk Kekuasaannya di Bumi.

 

Salah satu Kekuasaan sebab Politisasi Ekonomik, dibentuk secara Kemanusiaan Organisasi Sel – proses, menyebar dengan Kerahasiaan, yang Terpimpin (Akal). Proses Materialisasi – Logik Revolusi.

 

     1. Membentuk kembali mewujud ;

     2. Teratur ;

     3. Bertujuan ;

     4. Diterapkan ;

     5.  Membebaskan.

 

Dari Pemiskinan, Derita – Rasa Sakit, Kehinaan, yang ditoleransi untuk Mendapatkan Kegembiraan – Makanan saja, dihancurkan berdasarkan Kesamaan Ujudnya di anatara manusia atas Kenyataan Sosial – Kerakyatan. Rakyat Yang Miskin …

 

— o0o —

 

Akhir pun ditolak ! Karena, Pemikiran, yang berulang dalam Keadaan Manusia. Mencapai Kebahagiaan Berkecupan Pangan, Kebutuhan kebutuhan Sosial, Tkdir tersedia Dirinya adalah Manusia.

Dengan Keseimbangan setelah menyatu (Alam), dipikirkannya, Kedirian, membentuk Masyarakat Sosialis – Manusia. Sesuai Kehendak Manusiawi dalam Ruang, Waktu, tempat. Sesuatu pun Tanpa Akhir menuju Pembebasan Kemanusiaan.

Tanah selalu masih memberikan Hasil Pangan Masyarakat, dikerjakan Industrialisme dengan Berbagi keuntungan – Dagang Internasional, memenuhi Keperluan keperluan Tradisional, didasarkan Aturan aturan Sosial.

 

 

 

Selesai.

 

 

 

Jakarta, 9 Juni 2007.

 

Salah satu Pembebas

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s