Selamat Datang Kawan di WebBlog Para Pembebas

AWAL REVOLUSI SOSIAL


“AWAL REVOLUSI” SOSIALMENUJUKENEGARAAN SOSIAL-ISME

 

( Tulisan Para Pembebas Rakyat di Indonesia ) Pengantar KAUM Merah – Kiri, yang telah dimulai karena Sosialisme dengan Pemahaman Kebersamaan dalam Proses Kemiskinan – Proletariat, menjadi Kekuatan Perombakan Keadaan Masyarakat secara Politisasi Ekonomi Sosial – Kemasyarakatan. 1.                  Melaksanakan Perekonomian Sosialisme ;2.                  Mendirikan suatu Negara “Baru”. 3.                  Menghapus Kelas kelas di Masyarakat ; Sosialisme Politik ini akan merangsang Suatu Kehendak Rakyat dalam bentuk bentuk “Perjuangan” Suatu Hak Kemasyarakatan – dalam sekumpulan orang orang– untuk mencapai Kemakmuran Tanpa Pertentangan Kelas kelas. – Mengendalikan Keuangan Struktur – Perlabaan dalam Perdagangan ;Memutuskan saluran saluran Bahan bahan Baku Sumber Alam ;– Mempersiapkan Ekonomisasi Perbankan untuk Pertanian Masyarakat ; 

Memperjuangkan Rasionalisasi Kenegaraan untuk Perindustrian karena dan atau dengan alasan alasan Mempergunakan Keuangan Negara, yang ditujukan untuk kepentingan kepentingan Masyarakat.

 Perlawanan tetap sesuai Ajaran Kerakyatan. Mengerahkan kekuatan kekuatan Demokratik didukung Kaum Sosial – Buruh, Petani, Kaum Yang Muda (Kepartaian) – Revolusioner. Dalam perhitungan non – waktu. Revolusi Sosial memang ditujukan  untuk merubah dengan  Suatu Politik Massa – Rakyat terhadap Ekonomisasi Sosial – Kenegaraan, agar menjadi …….“Negara” Baru Sosialisme. Tidak lah mungkin Sosialisme akan berhasil diterapkan di suatu Negara dalam Kekuasaan Liberalis Kaum Feodalis, Kapitalis, Militerisme – Imperialis. Dengan kehancuran Pertanian Kerakyatan di Daerah daerah. Mereka, yang telah berkuasa itu Menindas, menyengsarakan, menghina Rakyat, DIHANCURKAN… ! Dengan Kemampuan kemampuan Revolisoner Kita. Sehingga Rakyat Miskin pun menjadi Berkuasa.             Bangun jaringan jaringan Sosial – Kenegaraan “Yang Baru” ! Sesuai Kerakyatan Demokratik – Sosialisme. Sebar Pemahaman Revolusi Sosial, yang Bersama Rakyat di Daerah daerah dalam Militansi Kaum Yang Muda.             Kekuatan kekuatan Aksi menjadi Tumpuan, yang diarahkan dalam Politisasi Kenegaraan. Mempertahankan sekali-gus Pergantian Cepat. MERUBAH ! Untuk “membarukan” Negara. INDONESIA, MENGEMBALIKANSUATU KEKUASAAN DARIRAKYAT 

            Persoalan persoalan Kekuasaan di Indonesia kini, berhubungan dengan Penerapan Keuangan Negara dan Perekonomian tanpa mendasarkan pada Kemasyarakatan yang Tersebar dalam Kependudukan di Wilayah wilayah Kenegaraan.

 Kekuasaan dari “Hasil Politik Ekonomisasi”, membutuhkan Masyarakat. Dalam beberapa mazhab Sosialisme. Dan, disetujui  syarat syarat untuk membentuk Pemerintahan di suatu Negara.             Yaitu, 1.                  Kemerdekaan ;2.                  Demokrasi ; Dimaksudkan untuk mengembalikan Kekuasaan ke Rakyat lagi. Sesuai Hak hak Kerakyatan di Negara. Lalu, mengajukan Program program program untuk Kemakmuran Rakyat. 3.                  Keseimbangan ; 

Kekuasaan yang semula akan dibentuk dari Pemahaman Ajaran Kerakyatan, bahwa Rakyat adalah salah satu syarat untuk mendirikan Negara dalam Proses Revolusi – Kemerdekaan, diputar balikkan secara Kelembagaan Negara sehingga menjadi Kekuasaan Bukan Rakyat. Dengan alasan alasan suatu Demokrasi di suatu Negara, yang berkonstitusi (Undang Undang Dasar).

 

Muncullah Figur, yang Berkuasa dengan Kekuasaan Semu. Secara Hukum Buatan untuk Kepentingan kepentingan Politik dalam Sosial – Ekonomisasi Keuangan. Dengan kelompok kelompok Pemilih Struktural Terpusat dari Penguasa ke Penguasa.

 

Penindasan atas Rakyat pun menyeluruh di seluruh Daerah Indonesia.  Pertanian Kerakyatan yang dikelola Masyarakat menjadi Tenaga tenaga Kerja Tani untuk Pemerintahan dan Militerisme.

 

Hasil Pertanian Masyarakat diperjualbelikan dengan Keputusan Politisasi Ekonomik. Dalam Pasar Kapitalis. Masuk dalam mekanisasi Teknologis Permesinan Produksi Fabrikasi. Harga pun Pepadian menjadi pembentuk Keuangan Individualistik.

 

            Ini kah Sosialisme ? Di Indonesia ? Dalam suatu Kenegaraan ? Bagaimana kah Rakyat Tetap namun Keadaan secepat mungkin untuk berubah ??? Menjadi Kenegaraan Sosialisme …. Hanya dengan suatu Revolusi Sosial – Kerakyatan saja.    

  

Komentar ditutup.