FREEDOM OF (KEBEBASAN) 2
FREEDOM OF (KEBEBASAN)
TERJEMAHAN
BEBEAS. KE PEMBEBASAN MANUSIA
2. TULISAN HAK AZASI MANUSIA
DAMPAK “Tulisan Agitasi Politik” (Judul), terlihat Kesadaran Manusia = Sosial. Yaitu, Manusia Yang Bebas memenuhi Kebutuhan kebutuhannya (Manusiawi), berdasarkan Kekuasaan Rakyat “Miskin”
Dialektika Yang Logika. Sosial = materialisme. Suatu Negara – “Ide”. Melalui “Organisasi” ke Pemilikan Masyarakat. Mengadakan Ekonomi (= Produksi – Tenaganya). Menerjemahkan Demokrasi Kekuasaan Rakyat
Ini, HAK Manusia (Azasi). Ke Perekonomian atas Transaktif Keuangan (Negara = Sistim) ke Barang (Nasional – Industrialisme) dalam Anggaran ke Pemerintahan
Bukanlah pemerintahan tanpa Negara, yang dibentuk Dasar Kekuasaan Rakyat
Keadaan Tak Rasional menyerahkan Kekuasaan dijadikan Hukum (Pemerintahan ke Sistim). Figur kah ? Atas Kekuasaan … Rakyat. Terhadap Produksi = Milik Si Individualist. Diajukan dalam Perjanjian = Demokratisasi
<Jeda
UNDANG UNDANG DASAR REPUBLIK INDONESIA
Pasal 22 D ayat 3
“… melakukan pengawasan … pelaksanaan anggaran pendapat dan belanja negara, … serta … menyampaikan … kepada Dewan Perwakilan Rakyat Repunlik Indonensia, sebagai … pertimbangan …”
Pasal 23 ayat 3
“Anggaran … dilaksanakan secara Terbuka dan bertanggung jawab untuk kemakmuran rakyat”.
Pasal 34 ayat 2
“Negara mengembangkan … sistim … memberdayakan masyarakat … sesuai kemanusiaan”. (Terjemahan Bebas “Memberdayakan” = Pembentukan)
<Titik
— 0o0 —
HUBUNGAN KEBEBASAN – HAK AZASI MANUSIA
3 Dasar Kebebasan dalam HAK Azasi Manusia
Dasar ke 1 (satu). Berpikir. Ia adalah manusia
Dasar ke 2 (dua). Manusiawi. HAK Pemenuhan Kebutuhan kebutuhannya
- Tenaganya. Ke HAK = “Kelas”
- Produksi. HAK = Pemilikan
- Pangan. Hak = Kemanusiaan
Dasar ke 3 (tiga). Kelahiran = HAK (Perempuan), membentuk Masyarakat – Keluarga
Maka, Kemerdekaan di Tanahnya. Berbuat, namun sesuai dengan Aturan aturan Sosial, yang “Dijiwai” (Baca, Logika Batini) Pikiran pikiran dan Logika
1. Pembnentukan Kekuasaan Rakyat “Miskin” Dunia
2. Hidupnya. Keadilan ke Perbuatan perbuatan = Usaha
a. Pangannya
b. Sandang dan Barang
c. Perumahan
dalam Industrialisasi = Produksi (Buruh) dan Tani, kemampuan kemampuan Demokratisasi Ekonomik di suatu Negara
3. Kolektif. Karena, Rakyat Demokratik. Ke Kepemimpinan
<Tutup
SELESAI
~ oleh pembebasan di/pada 8 November 2009.
Ditulis dalam "NATION" - Persatuan, "Negara" - Ide Sosial, AKSI MASSA, ANTI MILITERISME, BURUH, Economie, Filsafat, Internasional, Kebebasan - Sosialisme, Kemanusiaan, NASIONAL, Nasional - Wilayah wilayah, Nasional Industrialism Produksi, Nation, Pembebasan, Pemerintahan, Politik, Sosialisme & Pembicaraan, Sosialisme - Indonesia, Sosialisme Moderen
Tag: DEMOKRASI, DUNIA, Filsafat, Industry, ISU - KONTRA ISU, JAKARTA, Kelas Pekerja - Buruh, Kemanusiaan, Kepada Revolusioner Kita, KESATUAN - FEDERALISME, Labour, Nasional Industrialism Produksi, Nation, Pembebasan, PEMBEBASAN & Kepartaian, Pengamatan dan Analysa, Phylosopy, Politics, Social, SOCIALISME, Sosialisme (di) Indonesia, Tulisan Para Pembebas, Tulisan Sosialisme, TULISAN TULISAN SOSIAL, Untuk Kaum Perempuan

Tinggalkan Balasan