PARLEMEN

PARLEMEN

_______________________

SELAMAT DATANG, KAWAN

DI “NEGARA”

 

 

 

MENDEPOLITISASI bukan jawaban Politik lagi. Tuan tuan … Sidang dituntaskan. Majelis berganti. Karena, Demokrasi sudah memilih … Maka Negara terus  berlangsung. Mulai dipersiapkan kerjasamaPresiden dan Perwakilan Rakyat

DEMOKRASI = SISTIM KAH ?

DEMOKRASI = SISTIM KAH ?

 Itu kah, “Sistim” (Hasil Amandeer Kerakyatan). Tegas, kini, ada Kami. Yang menjadi Anggota. Berbeda. Pasti tidak sama ke dulu di “Dalam”. Ketika Parlemen dalam Penguasaan

 

Penyesalan manakah, yang dipolitisiir, Tuan ? Mempertanyakan ? Apakah ada, yang belum diselesaikan Hukum ? Mungkin saja …

 

Omong ke Amerika, “Emoh” Bersujud ke Botak Washington (Dollar). Meru Keuangan Negara. Tentu, berakhir Ekonomisasi Uang Korupsi

 

<Titik

 

 

 

Sosialisme mampu Bernegara – Idea. Terserah akan berunding (Masalah masalah Uang). Namun, Pembicaraan hanya Butir butir Ajuan PEMBEBASAN

 

1. Penghapusan  Hutang Ekonomi Indonesia dalam Uang Rupiah

 

2. Nasional Industrialisme (Sumber Alam, Produksi = Tenaga)

 

     a. Tutup Permodalan Keuangan Industrisasi produksi

     b. Nasional Pertambangan(Rasionalisme Ekonomi)

     c. Lawan Kepemilikan Individualist atas produksi

     d. Pembagian Laba ke Masyarakat. Didukung Pergerakan Rakyat (Front)

     e. “HAK” Negara untuk Perburuhan (Tenaga) atas Keuangan

 

3. Pembentukan Masyarakat Sosialisme dalam Ekonomisasi (Pemerintahan)

 

<Jeda

 

 

 

Sehingga tekanan tekanan :P olitik, yang mencurigai Kami, berakhir. Selesai. Walaupun dengan Alasan Keamanan Nasional. Tetapi, mengapa ? Terbela Rakyat dengan Sosial Pertahanan dalam Strategikal – Politik “Negara Ekonomi”

 

<Tutup

 

 

 

SELESAI

~ oleh pembebasan di/pada 27 April 2009.

Tinggalkan Balasan