OPOSISI & GOLPUT

MEMBEDAKAN oposisi dan golput, terlihat

 

1. Masalah kekuasaan politik

 

2. Persoalan hak di negara

 

3. Kemampuan = Kekuatan sosial

 

dalam gerak (politisasi), arah dan tujuan. berlangsung karena

 

1. Negara – sistim (Pemerintahan ?)

 

2. Pemilihan (Demokrasi)

 

3. Tarung kekuasaan (dasar)

 

Lalu, oposisional = gagal berkekuasaan (pertarungan). Demokratisasi kah ?

 

<Jeda

 

 

 

Sedangkan golput, bukan atas nama suatu kelompok kelompok politik di Negara. Walaupun bisa untuk mengadakan pertukaran (Sosial “Hak”). Dalam proses Kemanusiaan sosial = peradaban

 

1. Politik kebangsaan di Negara

 

2. Kepentingan kepentingan Nasional ekonomi politis

 

3. Kesatuan – Wilayah wilayah

 

untuk pembentukan Masyarakat Sosialisme. Diperjuangkan, menyelenggrakanDemokratik Kerakyatan.

 

<Titik

 

 

 

Hubungan sosial Thesiskal antara oposisi – golongan putih terjadi “Logika atas” perjuangan mendapatkan sarana sarana politik di suatu Negara

 

1. Keputusan ekonomik distribusi barang kebutuhan

 

2. Pertanahan, hasil sosial Hak/kepemilikan

 

3. Wewenang “Dalam” Masyarakat

 

4. Pembentuk Sosial Demokrasi (Kekuasaan)

 

5. HAN Rakyat (Tujuannya)

 

<Tutup

 

 

 

SELESAI

 

 

 

DAFTAR GOLONGAN PUTIH

 

antara lain

 

1. Masyarakat yang masih TERINTIMIDASI

 

2. Penduduk

 

   a. Tanpa indentitas kependudukan

   b. urban

   c. Hilang nomer Kelahirannya

 

3. Pemilih DICURANGI

 

4. Daerah “diisolasi”

 

5. Penghapusan data politik

 

<Titik

~ oleh pembebasan di/pada 20 Agustus 2008.

Tinggalkan Balasan