“NEGARA” – SOSIAL LIBERAL KAH ?
SOSIAL
LIBERAL = DEMOKRASI (?)
NEGARA
LIBERAL tidak lah “Isme”, yang Politis. Berdasarkan Individualisme (Ekonomi kah ?). Menghancurkan Hubungan = Nilai Sosial. Berlangsung “Keadaan” Negara = Ekonomisasi.Kapitalistik !?! Namun, Keuangan Non Ekonomik
Pemerintahan = “Alat”, yang dibentuk dari Demokratisasi …….
- Rekayasa Hasil Pemilihan
- Pemilih yang Fiktif
- Kertas Asli = Palsu
Bukan karena pembentukan Sosial Politik. Sungguh tidak rasional. De Politisasi jadi Penisbian atas Masyarakat = Tidak Kerakyatan ???
<Jeda
Akan tampak Penghancuran KEBEBASAN dalam Perbedaan antara Kehendak Umum = Kepribadian, atau Keinginan keinginan Individualis dalam Kepemimpinan (Baca, Kenegaraan) = “Figur”
<Titik
Dalam konflik konflik Ekonomisasi keuangan. Mana kah peranan PERTAHANAN atas Proses Liberalisme ? Masyarakat kah ? Penguasa = Negara kah ?
Bagaimana jawaban mengadakan LIberalisasi Kesejahteraan = Sosial ?
Pemenuhan Kebutuhan kebutuhan Rakyat lewat Distribusi Hasil Produksi akan jadi Kapitalisasi Keuangan Negara (Perintah)
SELESAI
~ oleh pembebasan di/pada 24 Mei 2008.
Ditulis dalam "Negara" - Ide Sosial, Calon Presiden Kita, Democratie, Economie, Election, Filsafat, Goverment, Internasional, International, Kebebasan - Sosialisme, Kemanusiaan, Liberation, NASIONAL, Nasional Industrialism Produksi, Nation, National, Pembebasan, Pemerintahan, Pemilihan & Calon Presiden Kita, Sosialisme & Pembicaraan, Sosialisme Moderen
Tag: DEMOKRASI, DUNIA, FALSAFATI, Filsafat, ISU - KONTRA ISU, JAKARTA, Kemanusiaan, Kepada Revolusioner Kita, Labour, Nasional Industrialism Produksi, Nation, Pembebasan, Pengamatan dan Analysa, Phylosopy, Politics, Social, SOCIALISME, Sosialisme (di) Indonesia, Tulisan Para Pembebas, Tulisan Sosialisme, TULISAN TULISAN SOSIAL

Tinggalkan Balasan