PERTANIAN DAN INDUSTRIALISASI
PERTANIAN
DAERAH DAERAH EKONOMI –
INDUSTRIALISASI
PERTENTANGAN, yang “sengaja dihasilkan” suatu Kenegaraan (= Pemerintahan), membedakan Lahan dengan Ekonomi, terpolitisasi Materialisme – Kapitalistik
1. a. Bentuk bentuk Perindustrian
b. Keuangan Non – Transaktif (Pemilikan)
2. c. Laham Tanam rusak dan minimalisasi
<Titik
Sosial “Hak hak (= Kelas kelas) Kerja” atas Lahan lahan berlangsung Demokratik memperjuangkan Manfaati Kegunaan Manusiawi, yang memang didasarkan Kekuasaan Rakyat (Miskin)
<Jeda
1. Pangan untuk Masyarakat Tenaga Pekerja Buruh - Tani
2. Materialisme Politis Bahan bahan Baku (Alam)
3. Kemampuan kemampuan = Daya Beli (Pembelanjaan) Anggaran Keuangan
Dipersiapkan dalam Aturan aturan Politik – “Negara” melaksanakan Keuangan Yang Adil. Keseimbangan “atas” Perekonomian – Industrialisasi, yang Rasional. Memenuhi Luas Kebutuhan kebutuhan “diminta Daerah daerah” Kemasyarakatan
<Tutup
SELESAI
~ oleh pembebasan di/pada 16 Mei 2008.
Ditulis dalam "Negara" - Ide Sosial, BURUH, Democratie, Economie, Election, Filsafat, Goverment, Internasional, International, Kemanusiaan, Liberation, NASIONAL, Nasional Industrialism Produksi, Nation, National, Pembebasan, Pemerintahan, Pemilihan & Calon Presiden Kita, SOSIAL - DAERAH DAERAH
Tag: Tulisan Para Pembebas, Kepada Revolusioner Kita, Untuk Kaum Perempuan, DAERAH, DEMOKRASI, Kelas Pekerja - Buruh, SOCIALISME, Industry, Phylosopy, Politics, Social, Labour, FALSAFATI, JAKARTA, KESATUAN - FEDERALISME, Pengamatan dan Analysa, TULISAN TULISAN SOSIAL, DUNIA, Kemanusiaan, Filsafat, Pembebasan, Nasional Industrialism Produksi, Nation

Tinggalkan Balasan