KASUS NEGARA VS ISME MILITER
KASUS
NEGARA VS ISME
MILITER
(Tidak Rakyat – Tentara)
IDE ‘Negara’ (Konsep)
1. Masyarakat
2. Kesatuan – Wilayah wilayah
3. Parlemen
Sedangkan Pemerintahan yang Terbentuk Bukan karena Ada Negara tetapi melalui Pemilihan (Hasil Demokrasi)
1. Kepemimpinan
2. Politisasi (= Menyelenggarakan ) Kenegaraan
a. Administrasi Negara/ Pemerintahan
b. Program program :
– Keuangan
– Nasionalisasi Pertambangan Industrial
– Ekonomisasi
c. Hubungan Luar Neger (Negara negara)
3. Daerah daerah Negara Federalisme
Dalam Tanggung Jawab Luas akan Berlangsung KAM – Masyarakat atas Dasar Pembicaraan antara Kepartaian (Ketua Partai), Panglima Angkatan Perang dan Parlemen Nasional
1. Melaksanakan Rancangan HAN Sosial
2. Menetapkan “Musuh’ Bersama
3. Mengumumkan Pernyataan Sepihak – Perang
o0o
Namun bagaimana kah Demokrasi mampu ‘Bersama’ dengan Ketentaraan – Militer ?
1. Dasar Kedaulatan Rakyat
2. ‘Memilih’ (= Hak). kependudukan – Warga
3. Wilayah wilayah HAN
<jeda
Logika Dialektis Politik menguraikan Suatu Loncatan – Pelepasan These dari Kausalitas
Terjadi
Kasus : Negara Berhadapan dengan Militerisme
Pengelompokan Klik klik Militerisme BERKUASA atas Organisasi Ketentaraan (= Militer). Mengendalikan Wilayah wilayah Kenegaraan . Maka Pemerintahan pun Lemah.
Dan, Berubah … JUNTA !
Karena, Kepemimpinan – Figur Ternyata Klik Militerisme !
Sosialisme telah mengalami Berulang terus. Didustai … ! Karena Memang Bisa Sah di Politik
SELESAI
K A H ?
Dipolitisasi Penguasaan Junta Isme – Militer atas Negara melalui Logika. Berbenturan Dialektis – Materialisasi (= Proses). Terarah
1. Demokrasi
2. Bentuk Kepemimpinan (= Lembaga)
3. Pemilihan
Seolah olah Demokrasi Terpisah dengan Pemilihan, Tidak ! Tetap ada Hubungan dalam ‘Nation’ (Baca, Kebangsaan) antara Pemilih, kependudukan – Warga
Suatu Utopia masih Diperjuangkan ! Logika dalam Kenyataan.
<tunda
Sekali-gus Tiga Proses Terbangun
1. Ketentaraan Bukan Militerisme – Junta
2. Menetapkan manakah Kekuasaan , yang Berbeda Dianuti
a. Kekuasaan Politik atas Masyarakat (Isme – Militer)
b. Negara, Wilayah wilayah (Dasar Junta)
c. Suatu Kekuasaan Rakyat
3. Militer kembali atas ‘Perintah HAN’
<tutup

Komentar Terakhir